Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ratusan Peserta Manapak Peradaban Tukad Pakerisan

pakerisan
TELUSURI - Peserta tapak tilas telusuri sejarah Peradaban DAS Pakerisan, Jumat (19/6).

Gianyar, Bali Tribune

Ratusan peserta mengikuti kegiatan Tapak Tilas DAS Pakerisan serangkaian HUT Purbakala ke 103 di Areal Pura Pengukur Ukuran Pejeng Kangin, Jumat (10/6).  Melibatkan pegawai di lingkungan Balai Pelestarian Cagar Budaya Bali, juga perwakilan dari masing masing sekolah SMA dan SMK, dan Karang Taruna Di sekitar DAS Pakerisan di Kabupaten Gianyar.

Ketua panitia, Andi Syarifudin, mengatakan, napak tilas yang baru pertama kali digelar oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Bali. Tujuannya untuk mengenalkan secara langsung cagar budaya yang ada di Gianyar khususnya DAS Pakerisan. Nantinya para peserta  akan mengetahui bagaimana pentingnya melestarikan cagar budaya.

Lanjutnya, jalur Napak Tilas DAS Pakerisan kurang lebih sepanjang 10 km  yang dilalui, dibagi menjadi 5 pos dari selatan menuju utara, pos pertama merupakan awal di Pura Pengukur Ukuran kemudian menuju pos ke 2 di Candi Tebing Kerobokan, pos ke 3 di Pura Ulunsuwi Pulagan, pos ke 4 di Candi Tebing Gunung Kawi, dan pos terakhir atau ke 5 di pura Mengening Tampaksiring yang merupakan lokasi finish dari napak tilas DAS Pakerisan.          

Sebelum melepas para peserta napak tilas, Bupati Gianyar yang akrab disapa Agung Bharata menyampaikan bahwa sangat penting bagi generasi muda untuk menghayati dan melestarikan cagar budaya. Beliau juga memberikan apresiasi barang siapa yang mencapai finish pertama dan bisa menjelaskan obyek cagar budaya yang dilewati akan memperoleh 10 juta rupiah.

wartawan
redaksi
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.