Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ritual Mapepade Krama Pemaksan Pura Dalem Puri Besakih

MAPEPADE
MAPEPADE- Serangkaian pelaksanaan ritual pemelaspas, nubung pedagingan lan ngenteg linggih di Pura Dalem Puri Besakih. Krama pemaksan pura setempat menggelar ritual mapepade atau sakralisasi hewan kurban. Tampak Bupati IGA Mas Sumatri pada pelaksanaan ritual dimaksud, Selasa (18/70 kemarin.

BALI TRIBUNE - Serangkaian karya pemelaspas, nubung pedagingan lan ngenteg linggih di Pura Dalem Puri Besakih yang puncak acara berlangsung Rabu (19/7) hari ini. Krama pemaksan pura setempat, Selasa (18/70 kemarin menggelar ritual mapepade. Hadir dalam pelaksanaan ritual itu, Bupati IGA Mas Sumatri didampingi Ny.Sarini Artha Dipa serta sejumlah pejabat di Pemkab Karangasem.

Dalam keterangannya kemarin, Ketua Panitia Pelaksana IV sekaligus Prajuru Pura Dalem Puri, I Gusti Mangku Sri Pujawan mengatakan, karya pemelaspas,nubung pedagingan lan ngenteg linggih ini dilaksanakan berdasarkan keputusan Paruman Pemaksan Pura Dalem Puri Besakih.

“Dan didukung pula oleh Pemerintah Kabupaten Badung serta Pemerintah Kabupaten Karangasem,”terang Gusti Mangku.

Menurut Dia, ritual yang dirangkaikan dengan Tawur ini merupakan ritual besar yang sangat dimuliakan karena mengandung makna untuk menyucikan pelinggih dengan segala kelengkapannya serta alam semesta menuju tatanan kehidupan yang harmonis.

 “Adapun tujuan utama upacara ini adalah menyucikan secara ritual binatang-binatang yang akan dijadikan kurban secara lahir bathin. Karena itu, binatang diupacarai dengan sesaji byakala sebagai lambang lahiriah dan sesaji prayascita sebagai lambang penyucian rohaniah,”terang Gusti Mangku.

Dia menambahkan, setelah ritual mapepade, prosesi dilanjutkan dengan ritual mejaya-jaya yang merupakan simbol permohonan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa dengan tujuan agar roh hewan yang akan dijadikan kurban mendapat tempat yang layak sesuai dengan fungsinya sebagai kurban yadnya.

“Dan, diakhiri dengan upacara purwa daksina yaitu keliling tiga kali dari timur ke selatan yang melambangkan bahwa upacara ini benar-benar menuju kesucian. Berputar tiga kali ke kanan sebagai jalannya jarum jam adalah lambang menuju jalannya Tuhan,”imbuh Gusti Mangku.

Sementara Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri dalam kesempatannya mengajak seluruh krama Desa Adat Besakih dan umat Hindu pada umumnya mendukung pelaksanan upacara ini.

Disamping itu juga tidak kalah pentingnya bahwa dukungan terhadap pelaksanaan karya pamlaspas, nubug pedagingan lan ngenteg linggih di Pura Dalem Puri Besakih ini dilakukan dengan perilaku dan sikap yang mencerminkan kesucian, ketulusan serta kesungguhan berlandaskan keiklasan.

“Semoga melalui yadnya yang kita persembahkan ini akan tercipta ketentraman, kesejahteraan dan kebahagiaan bagi kita semua,” harap Bupati.

Untuk diketahui, ritual di Pura Dalem Puri ini berlangsung sejak 9 Juni 2017 lalu. Seusai puncak karya pada Rabu (19/7) hari ini, prosesi dilanjutkan dengan ngaturang bakti penganyar selama 11 hari hingga dilangsungkannya prosesi Ida Bhatara katuran masineb pada 30 Juli 2017 mendatang.

Terkait pelaksanaan ritual mapepade kemarin, seluruh prosesi dipuput Ida Pedande Gede Purwa Gautama dari Gria Buda Wanasari Sidemen.

wartawan
redaksi
Category

Keluarga Tersangka Pengeroyok Maling Ayam di Baturiti Mohon Keringanan Hukuman

balitribune.co.id I Tabanan - Pihak keluarga dari lima warga Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pengeroyokan maling ayam asal Buleleng berinisial KD alias S memohon keringanan hukuman.

Mereka beralasan aksi tersebut murni merupakan upaya bela diri karena terduga pelaku pencurian ayam berinisial KD alias S sempat mengancam warga menggunakan senjata tajam.

Baca Selengkapnya icon click

Puluhan Pohon di Denpasar Dipasangi Barcode

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar terus mendorong edukasi lingkungan melalui inovasi digital. Salah satunya dengan memasang barcode atau QR Code pada pohon-pohon yang berada di ruang terbuka hijau (RTH), sehingga masyarakat dapat mengakses informasi lengkap mengenai setiap pohon hanya dengan memindainya menggunakan telepon pintar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Buleleng Bagikan 15 Ribu Bendera

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai menggencarkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Gerakan tersebut ditandai dengan pembagian ribuan bendera kepada masyarakat oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Sekretaris Daerah Gede Suyasa di kawasan Titik Nol Singaraja, Selasa (28/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Botol Miras Berpita Cukai Palsu Disita di Bali, Negara Selamatkan Potensi Kerugian Rp2,14 Miliar

balitribune.co.id I Badung - Sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil menggagalkan peredaran minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman keras (miras) ilegal yang diduga menggunakan pita cukai palsu di Bali. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas menyita sebanyak 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter MMEA dengan nilai barang mencapai Rp12,55 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Pamedek Iringi Pacepukan Patapakan di Catus Pata Gianyar, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

balitribune.co.id I Gianyar - Ribuan pamedek menyemut di areal Catus Pata Kota Gianyar, mengiringi prosesi sakral 'pamendak agung' dan 'pacepukan patapakan barong' dalam rangkaian piodalan di Pura Dalem Serongga, Gianyar. Banyaknya warga yang mengikuti prosesi ini sempat membuat arus lalu lintas di Kota Gianyar lumpuh, Selasa (28/7/2026) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click

Pemilihan Bendesa Adat Pejarakan Gunakan Sistem Voting, Wayan Sudana Raih Suara Terbanyak

balitribune.co.id I Singaraja - Proses pemilihan Bendesa Adat (Kelian Desa Adat) Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, masa ayahan 2026–2031 berlangsung lancar dan kondusif meski menggunakan mekanisme pemungutan suara langsung (pasuaran krama). Mekanisme tersebut dipilih berdasarkan aspirasi mayoritas krama desa, meski sebelumnya terdapat pedoman dari Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali yang lebih mengedepankan musyawarah mufakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.