Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

RSU Klungkung Siapkan Alat EEG bagi Penderita Epilepsi

Bali Tribune/ dr Nyoman Kesuma, MPH
 
Balitribune.co.id | Semarapura - Kondisi penanganan kesehatan di RSU Klungkung terus ditingkatkan. Tahun ini RSUD Klungkung mengadakan alat kesehatan penunjang diagnostik untiuk para penderita  penyakit saraf otak berupa Elektro Enchepalography atau EEG yang lebih canggih dibandingkan alat EEG yang ada sebelumnya. 
 
Menurut Dirut RSU Klungkung dr Nyoman Kesuma, alat ini berfungsi merekam  pada otak,sehingga  penyakit yang dialami pasien bisa lebih dini duketahui kelainan saraf otaknya yang terganggu. Alat canggih ini sangat berguna untuk mengetahui penyebab kejang kejang seperti pada penderita penyakit epilepsi. Alat EEG juga berperan dalam menegakkan diagnosa dan terapi penyakit tumor otak, kerusakan otak akibat cedera kepala, disfungsi otak yang dapat memiliki berbagai penyebab (ensefalopati), peradangan otak (ensefalitis), trauma pada kepala, dan gangguan tidur.
 
Sementara terkait biaya untuk pemeriksaan ini bagi peserta jaminan kesehatan nasional ditanggung dalam paket klaim layanan pasien oleh BPJS kesehatan sedangkan utk pasien non JKN dikenakan tarif yang tidak terlalu mahal sesuai Peraturan Bupati nomor 37 tahun 2017. "Alat ini merupakan alat EEG  yang paling canggih yang hanya dimiliki oleh RSUD Kabupaten Klungkung untuk kawasan Bali Timur sehingga banyak pasien dari RS lain dirujuk ke  untuk mendapatkan pemeriksaan EEG ini," ujar dr Nyoman Kesuma. 
wartawan
HIU
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.