Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rusak Momen Nyepi, Anggota Ormas Ditangkap

Bali Tribune / ORMAS – Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas (tengah) menunjukkan salah satu barang bukti yang digunakan untuk aksi kriminal oleh salah seorang anggota ormas saat malam pengerupukan.

balitribune.co.id | Denpasar - Tim Sus Anti Premanisme Polresta Denpasar mengamankan dua pelaku penusukan yang terjadi saat perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1944 pekan lalu.

Salah satunya merupakan anggota salah satu ormas, yaitu Wayan K alias Balon (47) dari Desa Dangin Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Timur. Sedangkan tersangka lainnya adalah Putu AB (36), warga Kelurahan Ubung Kaja Kecamatan Denpasar Utara. Keduanya melakukan penyaniayaan di dua lokasi berbeda di wilayah hukum Polresta Denpasar. 

Kapolresta Denpasar, AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, kedua pelaku merusak momen Nyepi di malam pengrupukan atau saat pengarakan ogoh-ogoh di Denpasar, Rabu (2/3) malam.

“Ada dua kejadian di wilayah Denpasar, yaitu di daerah Denpasar Utara dan Denpasar Timur,” ungkapnya kepada wartawan di Mapolresta Denpasar, Selasa (8/3).

Kasus ini berawal dari ketersinggungan ocehan saat pesta tuak di hari pengrupukan di Jalan Letda Tantular Gang Gumitir, Denapsar Timur pukul 16.30 Wita.

Kejadian bermula saat pelaku bersama korban dan temannya yang lain pesta tuak. Pelaku tersinggung ocehan salah satu korban Wayan Tangkas. Pelaku yang semula duduk, langsung berdiri dan memukul korban.

Pertengkaran keduanya kemudian dilerai oleh Gede Sariana yang kemudian juga bernasib sama. Ia dipuku pelaku hingga terjatuh. Pelaku kemudian pulang ke rumahnya mengambil senjata tajam jenis tombak, lalu kembali menemui korban dan menganiayanya. Pelaku kemudian meninggalkan korban di lokasi dan berjalan pulang.

Dalam perjalanan pulang tersebut ia menganiaya lagi Cuplis yang berpapasan dengannya. Beruntung pelaku ditangkap di rumahnya pukul 23.30 Wita.

"Kami melakukan upaya paksa dan penangkapan dan membawa ke Polresta Denpasar. Sekarang sudah kami tahan di Rutan Polresta Denpasar. berdasarkan keterangan dari korban dan tersangka ada kesalahpahaman dan komunikasi. Karena minum, ya mabuk,” terang AKBP Bambang Yugo Pamungkas.

Ia menambahkan, saat dirinya menjabat Kapolresta, sudah sampaikan bahwa tidak ada orang atau ormas atau apa namanya mengganggu keamanan di Kota Denpasar. “Kami siap ratakan. Sekali lagi kami siap ratakan. Tidak ada preman," sambung mantan Kapolres Surakarta ini.

Kondisi korban Wayan Herman Dika alias Wayan Tangkas (34) mengalami luka memar di bagian wajah, dua luka robek di kepala belakang dan robek di dahi kanan. Sementara Korban Gede Sariana (47) mengalami luka memar di wajah. Sedangkan Kadek Minggu alias Cuplis mengalami luka robek di kepala bagian belakang sebelah kanan.

Menurut Kapolresta Denpasar, beberapa korban sudah pulang, tetapi ada korban yang masih dirawat di rumah sakit.

Sementara Kapolsek Denpasar Utara, IPTU Putu Carlos Dolesgit menyampaikan kejadian terjadi di depan Balai Banjar Umasari Jalan Saridana Kelurahan Ubung Kaja, Rabu (2/3) pukul 19.00 Wita. Antara pelaku Putu Agus Budiada dan korban Gede Budarsana terlibat kesalahpahaman saat pengarakan ogoh-ogoh.

“Korban dan pelaku berjalan beriringan dalam konvoi ogoh-ogoh. Kemudian di TKP pihak korban memberikan sinyal memanggil-manggil pelaku. Setelah didekati terjadi cekcok mulut,” ungkap ungkapnya.

Sesampainya di Jalan Cargo Permai, anak korban memukul pelaku hingga hidungnya berdarah. Ia kemudian pulang yang orang tuanya menyarankan agar segera menyelesaikan masalah dengan anak korban. Pelaku kemudian membawa belati dan mencari korban. Keduanya bertemu di depan Balai Banjar Umasari. Pelaku memanggil korban kemudian menusuknya. Anak korban yang juga di lokasi lalu memukul kepala pelaku. Sedangkan korban yang mengalami luka tusuk pada perut kirinya langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar. Pelaku berhasil diamankan hanya berselang beberapa jam setelah melakukan penusukan.

Keduanya dijerat pasal pasal 351 ayat 2 KUHP dengan pidana maksimal 5 tahun penjara. Dan juga Undang-Undang Darurat atas kepemilikan senjata tajamnya dengan ancaman 20 tahun penjara.

wartawan
RAY
Category

Dipicu Masalah Sepele, Pria Mabuk di Bedulu Todongkan Pisau ke Tetangga

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam kondisi mabuk,  orang kadang cepat emosi dan kerap jadi pemicu kejadian. Kondisi ini juga terjadi ketika seorang penghuni kos di Banjar Margasangkala, Bedulu, Blahbatuh, Gianyar diancam tetangganya dengan pisau. Pemicunya pun hanya lantaran memindahkan jemuran yang menghalangi jalan.

Baca Selengkapnya icon click

Piyasan Pura Puseh Abianbase Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp200 Juta

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana riuh gegerkan warga di Lingkungan Abianbase Kaja Kauh, Jalan Berata, Gianyar, Selasa (20/1) siang. Menyusul kepulan asap tebal dari Pura Puseh setempat. Hingga warga mendatangi pura sebuah bangunan piasan didapati sudah diselimuti api.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konsisten Edukasi Internal, Karyawan Astra Motor Singaraja Dibekali #Cari_Aman

balitribune.co.id | Singaraja - Tidak hanya berfokus pada edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat luas, Astra Motor juga secara konsisten memberikan pemahaman safety riding kepada karyawan. Langkah ini menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam membangun budaya berkendara yang aman, dimulai dari lingkungan internal.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Turun Langsung Tangani Dampak Bencana Alam di Pujungan, Pupuan

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan menunjukkan perhatian serius kepada masyarakat yang terdampak bencana tanah longsor akibat curah hujan ekstrem yang melanda wilayah Tabanan dalam beberapa waktu terakhir. Bupati Tabanan, melalui Wakil Bupati I Made Dirga, turun langsung mengunjungi warga terdampak di Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Selasa, (20/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Perkuat Perlindungan Konsumen Lewat Aturan Gugatan Institusional

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kian menegaskan perannya sebagai pelindung konsumen sektor jasa keuangan. Terbaru, OJK resmi menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 38 Tahun 2025 tentang Gugatan oleh OJK untuk Pelindungan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan, sebagai instrumen hukum untuk memulihkan kerugian konsumen sekaligus menegakkan keadilan.

Baca Selengkapnya icon click

PAD Bali Tembus Target, Tapi Seberapa Tahan Struktur Fiskalnya?

balitribune.co.id | Pemerintah Provinsi Bali menutup tahun anggaran 2025 dengan catatan manis. Di tengah penerapan kebijakan opsen pajak yang mengalihkan sebagian besar penerimaan langsung ke kabupaten/kota, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bali justru melampaui target. Realisasi PAD tercatat mencapai Rp 2,84 triliun atau 108,88 persen dari target yang ditetapkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.