Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Saat Kerbau Jajal Lintasan Makepung

Bali Tribune / MAKEPUNG - Puluhan pasang kerbau pakepungan menjajal lintasan makepung anyar di areal Sirkuit All in One Pengambengan Selasa (27/12).

balitribune.co.id | Negara - Di pengujung tahun 2022, jumlah lintasan pakepung di Jembrana kini bertambah. Kini Jembrana memiliki lintasan pakepungan anyar. Bahkan lintasan pakepungan anyar ini berada di areal Sirkuit All In One Pengambengan yang teritegrasi dengan venue event lain. Lintasan pakepungan ini pun telah mulai dipergunakan oleh sekha makepung Selasa (27/11) pagi.

Sekha makepung di Jembrana kini memiliki lintasan anyar. Lintasan anyar di pesisir selatan Kota Negara ini sudah mulai digunakan. Pada atraksi makepung Selasa kemarin, ada 20 pasang kerbau yang telah menjajal sirkuit anyar ini. 20 pasang kerbau tersebut yang terdiri 10 regu barat dan 10 regu timur.  Beberapa kerbau yang mengikuti uji coba penggunaan lintasan pakepungan ini tampak belum terbiasa melintasi lintasan anyar ini. Tidak sedikit kerbau yang keluar jalur saat tengah berpacu kecepatan.

"Hari ini kita lepas 20 pasang kerbau. Kita uji coba apakah pasangan kerbaunya mau melalui sirkuit yang sudah kita buat, ternyata mau. Ada beberapa aja yang masih meraba-raba, tapi itu menjadi lucu dan menjadi tontonan yang menarik. Mungkin dilatih beberapa kali nanti akan menjadi lancar dan bagus," ungkap Bupati Jembrana, I Nengah Tamba disela-sela menyaksikan langsung atraksi makepung yang digelar serangkaian event pergantian tahun yang dipusatkan di Sirkuit All In One Pengambengan.

Menurutnya atraksi mekepung yang ditampilkan di sirkuit anyar tersebut kedepan akan dikhususkan untuk pariwisata. Atraksi makepung Selasa pagi juga diiring dengan pementasan kesenian khas bumi makepung kendang mebarung. Sebagai atraksi budaya yang unik,  kendang mebarung menurutnya nantinya akan dipusatkan di suatu tempat agar dapat dengan mudah dikunjungi oleh wisatawan. “Ada13 kendang yang ada di Jembrana kedepan ini saya akan rencanakan akan dibuatkan tempat,” ungkapnya.

“Jadi akan berada di satu tempat terpusat, sehingga menjadi kunjungan wisatawan," imbuhnya. Sirkuit All In One Pengambengan yang dikatakannya memiliki nilai plus view pantai menurutnya memberikan wadah yang repsentatif. "Ini bukti nyata, kita buatkan sirkuit seperti ini, tempat, ruang atau wadah yang presentatif. Tujuan kedepan ini sebagai daya tarik wisata. Sedangkan makepung yang lintasannya sudah ada itu tetap kita jaga dan kita lestarikan. Di sirkuit ini khusus nanti kedepan untuk pariwisata," tandasnya.

Sementara Kordinator Sekha Mekepung Jembrana I Made Mara mengaku bangga dengan trobosan ide untuk mewujudkan atraksi mekepung dengan kemasan representatif sehingga dinikmati baik oleh wisatawan lokal maupun wisatawan manca negara. "Kami sangat berbangga. Nantinya akses mekepung ini kita bisa jual ke manca negara untuk menjadi suatu paket wisata.  Jadi wisatawan yang datang ke Jembrana harus menonton mekepung karena sudah menjadi paket wisata," ungkapnya.

Menurutnya para sekha mekepung nantinya juga akan bisa mendapatkan pendapatan dari atraksi budaya yang ditampilkanya tersebut. Dengan adanya pementasan berbagai atraksi budaya seperti salah satunya mekepung menurutnya juga akan membangkitkan akomodasi wisata di Jembrana. "Keunggulannya nanti sekha mekepung ini akan mendapat donasi-donasi dari wisatawan dan nantinya akan membangkitkan akomodasi wisata seperti hotel-hotel dan rumah makan yang ada di Jembrana," tandasnya.

wartawan
PAM

PT Pegadaian Dukung Mandalika Kartini Race 2026

balitribune.co.id | Lombok - Ajang balap khusus perempuan, Mandalika Kartini Race 2026 resmi digelar pada 1–3 Mei 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini menjadi simbol kuat semangat emansipasi perempuan yang terinspirasi dari perjuangan Raden Ajeng Kartini, sekaligus menegaskan kiprah perempuan dalam dunia otomotif yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki.

Baca Selengkapnya icon click

Bos Grand Bumi Mas Tersangka, Gelar Perkara di Bareskrim Menuai Kontroversi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus dugaan penyerobotan tanah oleh bos Grand Bumi Mas berinisial YC tiba-tiba ditangani Pengawas Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri pascaditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Bali dan permohonan praperadilan ditolak Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada 22 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Buka Bimtek Ecoprint di Desa Abang, Ny. Mas Parwata Dorong IKM Tenun Cacag Karangasem "Naik Kelas"

balitribune.co.id | Amlapura - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, terus bergerak cepat memacu kreativitas perajin di Bumi Lahar. Pada Senin (4/5/2026), Ny. Mas Parwata secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Eco Print bagi Sentra IKM Tenun Cacag Mekar Sari, yang bertempat di Aula Kantor Perbekel Desa Abang.

Baca Selengkapnya icon click

Terlibat Prostitusi Online di Bali, Tiga WNA Diciduk Imigrasi

balitribune.co.id I Denpasar - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar melalui Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) meringkus tiga warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat praktik prostitusi online. Ketiganya diamankan dalam operasi pengawasan di dua lokasi berbeda, yakni wilayah Mengwi dan Renon, pada Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Mandung Hanya Terima Residu, Ruas Jalan Tabanan Dikepung Sampah

balitribune.co.id I Tabanan - Sejumlah ruas jalan protokol di Kota Tabanan dan Kecamatan Kediri dikepung tumpukan sampah, Senin (4/5/2026). Kondisi ini merupakan dampak dari kebijakan ketat TPA Mandung yang kini hanya menerima sampah residu serta kewajiban pemilahan sampah dari sumbernya.

Baca Selengkapnya icon click

BTID Mangkir, RDP Mangrove dan Tukar Guling Lahan Tertunda

balitribune.co.id I Denpasar - Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, Senin (4/5/2026), terpaksa ditunda. 

Penyebabnya, pihak PT Bali Turtle Island Development (BTID) tidak memenuhi undangan rapat yang sedianya membahas polemik tukar guling lahan mangrove serta dugaan pembabatan mangrove di kawasan proyek mereka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.