Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sehari Sebelum Natal, Pergerakan Tertinggi Penumpang Ngurah Rai

Bali Tribune/ BANDARA - Suasana di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai H-1 Natal 2019
balitribune.co.id | Kuta - Momen libur Natal dan Tahun Baru kerap menjadi kesempatan untuk berwisata bersama keluarga. Pada libur panjang Natal dan akhir tahun serta menyambut tahun 2020, Pulau Bali tampaknya masih menjadi destinasi favorit bagi wisatawan dari berbagai negara dan daerah di Indonesia. 
 
Pasalnya, budaya dan keindahan alam di pulau ini mampu memikat hati para wisatawan untuk menghabiskan libur panjang di Pulau Seribu Pura ini. Berdasarkan data Posko Terpadu Monitoring Angkutan Udara Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pada H-1 atau 24 Desember 2019 yakni sehari sebelum perayaan Natal, kedatangan wisatawan domestik dari berbagai daerah di Indonesia ke Bali terpantau naik 8,61% atau sebanyak 18.563 penumpang dibandingkan hari yang sama tahun 2018 lalu. Sedangkan untuk wisatawan asing di kedatangan internasional naik 0,59% atau tercatat sebanyak 19.601 penumpang. 
 
Dikatakan Communication & Legal Section Head PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, awalnya diprediksi puncak pergerakan penumpang di bandar udara ini terjadi pada 22 Desember 2019. "Sesuai Posko Terpadu Monitoring Angkutan Udara Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk 22 Desember (H-3 Natal) total pergerakan penumpang baik yang tiba dan meninggalkan Bali yaitu 300.963 jiwa jumlah ini naik 8,24% dibandingkan total pergerakan penumpang tahun lalu," jelasnya, Rabu (25/12). 
 
Sedangkan pergerakan tertinggi adalah pada 24 Desember 2019 (H-1 Natal) yang tercatat sebanyak 440.242 total pergerakan penumpang. Jumlah ini naik 5,29% dibandingkan hari yang sama tahun lalu. "Pada H-1 Natal jika dirinci, kedatangan internasional sebanyak 19.601 penumpang dan domestik 18.563 penumpang. Sedangkan yang meninggalkan Bali tujuan domestik 13.932 orang dan internasional 14.208 orang," terang Arie. 
 
Sementara itu okupansi hotel di kawasan Kuta bertepatan perayaan Natal juga terpantau cukup tinggi. General Manager H Sovereign Bali, Made Ramia Adnyana mengungkapkan tingkat hunian kamar (okupansi) hotel yang berada di Tuban, Badung ini mencapai 92%.
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.