Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sembilan Sulinggih Puput Puncak Karya Agung di Pura Segara Rupek

Karya agung Segara Rupek
Bali Tribune / PUNCAK KARYA AGUNG - Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua TP PKK Sagung Antari Jaya Negara saat mengikuti Puncak Karya Padudusan Agung di Pura Segara Rupek, Buleleng, Minggu (14/6).

balitribune.co.id I Singaraja - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Puncak Karya Padudusan Agung Menawa Ratna di Pura Dang Kahyangan Payogan Agung Segara Rupek dan Pura Taman Beji Segara Rupek, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Minggu (14/6/2026). 

Kehadiran Jaya Negara yang juga selaku Penglingsir Puri Penatih, Ketua Umum Paiketan Warga Arya Wang Bang Pinatih sekaligus Pengrajeg Karya tersebut didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara.

Puncak karya yang berlangsung khidmat sejak pagi hari itu dipuput oleh sembilan sulinggih dari berbagai griya di Bali. Yakni Ida Pedanda Gede Sukawati Manuaba selaku Wiku Yajamana, Ida Pedanda Bhoda dari Griya Gede Tegal Jadi Tabanan, Ida Rsi Bhujangga Hari Dantam dari Griya Tumbak Bayuh Badung, Ida Pedanda Reshi Agung Pinatih Kusuma Yoga dari Griya Agung Tulikup Gianyar, Ida Rsi Agung Sidemen Sumurdha Gotama Karang dari Griya Bhuda Klungkung, Ida Pedanda Gede Putra Sidhanta Manuaba dari Griya Gede Bantas Gali Ukir Pupuan Tabanan, Ida Rsi Agung Wayabya Suprabhu Sogata Karang dari Griya Agung Buduk Badung, Ida Rsi Agung Putra Sidhimantra dari Griya Agung Bumbak Badung, serta Ida Pedanda Gede Dwija Putra Manuaba dari Griya Bedulu, Jembrana. 

Jaya Negara menjelaskan, sebelum pelaksanaan puncak karya, terlebih dahulu telah dilaksanakan prosesi Melasti dan mulang pakelem sebagai bagian dari rangkaian Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Tabuh Gentuh, dan Padudusan Agung Menawa Ratna pada Sabtu (13/6). Upacara Melasti dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Dalem dari Griya Dalem Sibang, Ida Pedanda Dwija Padang Rata dari Griya Kutri Gianyar, serta Ida Pedanda Nabe Istri Rai Sigaran dari Griya Manistutu, Jembrana.

Menurut Jaya Negara, rangkaian Melasti memiliki makna penting sebagai prosesi penyucian dan permohonan kerahayuan sebelum memasuki puncak karya. Melalui upacara tersebut, umat memohon agar seluruh rangkaian yadnya dapat berjalan lancar serta memberikan keselamatan dan keseimbangan bagi alam semesta. "Melalui pelaksanaan Melasti ini, diharapkan seluruh rangkaian Karya Agung di Pura Dang Kahyangan Payogan Agung Segara Rupek dapat berlangsung lancar dan memberikan kerahayuan bagi umat serta alam semesta," ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut, Jaya Negara mengapresiasi semangat pengabdian seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan karya. Menurutnya, yadnya yang dilaksanakan tidak hanya menjadi sarana meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga mempererat persaudaraan umat serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Jaya Negara juga menyampaikan terima kasih kepada para sulinggih, pemerintah, pengempon dan pengemong pura, para donatur, serta masyarakat yang turut ngayah dan memberikan punia. Dukungan yang diberikan, baik moril maupun materiil, menjadi bukti nyata semangat gotong royong dalam menjaga keberlangsungan warisan spiritual dan budaya Bali.

Jaya Negara menjelaskan bahwa Pura Dang Kahyangan Payogan Agung Segara Rupek merupakan salah satu pura kahyangan jagat yang memiliki nilai sejarah dan spiritual tinggi bagi umat Hindu. Karena itu, keberadaan pura tersebut perlu terus dijaga, dipelihara, dan diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari kekayaan budaya dan spiritual Bali.

"Karya ini merupakan wujud bhakti yang tulus kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kesucian dan kelestarian Pura Dang Kahyangan Payogan Agung Segara Rupek sebagai pura kahyangan jagat," ujar Jaya Negara.

Jaya Negara juga mengapresiasi dukungan Gubernur Bali Wayan Koster, pemerintah daerah se-Bali, Bank BPD Bali, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga pelaksanaan karya dapat berlangsung dengan baik. Menurutnya, sinergi dan kebersamaan tersebut menjadi kekuatan utama dalam menjaga eksistensi pura dan tradisi keagamaan yang diwariskan para leluhur. Menuru Jaya Negara, karya yang dipuput para sulinggih dari berbagai soroh dan wangsa di Bali tersebut tidak hanya bertujuan menyucikan kawasan pura, tetapi juga menyucikan Bhuwana Agung dan Bhuwana Alit. 

"Melalui karya ini kita bersama-sama memohon agar alam semesta senantiasa dianugerahi keselamatan, kedamaian, dan kerahayuan. Nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan bhakti yang terbangun selama pelaksanaan karya menjadi kekuatan penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat Bali," ujar Jaya Negara.

wartawan
HEN
Category

Bos Grand Bumi Mas Tersangka, Gelar Perkara di Bareskrim Menuai Kontroversi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus dugaan penyerobotan tanah oleh bos Grand Bumi Mas berinisial YC tiba-tiba ditangani Pengawas Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri pascaditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Bali dan permohonan praperadilan ditolak Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada 22 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Buka Bimtek Ecoprint di Desa Abang, Ny. Mas Parwata Dorong IKM Tenun Cacag Karangasem "Naik Kelas"

balitribune.co.id | Amlapura - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, terus bergerak cepat memacu kreativitas perajin di Bumi Lahar. Pada Senin (4/5/2026), Ny. Mas Parwata secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Eco Print bagi Sentra IKM Tenun Cacag Mekar Sari, yang bertempat di Aula Kantor Perbekel Desa Abang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terlibat Prostitusi Online di Bali, Tiga WNA Diciduk Imigrasi

balitribune.co.id I Denpasar - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar melalui Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) meringkus tiga warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat praktik prostitusi online. Ketiganya diamankan dalam operasi pengawasan di dua lokasi berbeda, yakni wilayah Mengwi dan Renon, pada Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

TPA Mandung Hanya Terima Residu, Ruas Jalan Tabanan Dikepung Sampah

balitribune.co.id I Tabanan - Sejumlah ruas jalan protokol di Kota Tabanan dan Kecamatan Kediri dikepung tumpukan sampah, Senin (4/5/2026). Kondisi ini merupakan dampak dari kebijakan ketat TPA Mandung yang kini hanya menerima sampah residu serta kewajiban pemilahan sampah dari sumbernya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BTID Mangkir, RDP Mangrove dan Tukar Guling Lahan Tertunda

balitribune.co.id I Denpasar - Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, Senin (4/5/2026), terpaksa ditunda. 

Penyebabnya, pihak PT Bali Turtle Island Development (BTID) tidak memenuhi undangan rapat yang sedianya membahas polemik tukar guling lahan mangrove serta dugaan pembabatan mangrove di kawasan proyek mereka.

Baca Selengkapnya icon click

Kelas Ambruk, Siswa SDN 3 Sembung Gede Belajar Daring

balitribune.co.id I Tabanan - Sebagian murid SDN 3 Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, terpaksa menjalani kegiatan belajar secara daring pasca-ambruknya bangunan kelas pada Kamis (30/4/2026). Keputusan ini diambil guna menjamin proses belajar tetap berjalan meskipun fasilitas sekolah mengalami kerusakan berat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.