Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Serbu Kawasan Perkotaan, Pembanguan Tower Seluler Semakin Marak

pembangunan
PASANG KONTRUKSI - Sejumlah pekerja sedang memasang kontruksi tower seluler di sebelah timur Kantor Camat Jembrana.

BALI TRIBUNE - Pembangunan menara tower seluler di kawasan perkotaan seolah tidak terkendali dan kini jumlahnya semakin bertambah. Salah satu tower seluler yang kini masih dalam tahap pengerjaan berada di sisi selatan Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, di ruas Jalan Jendral Sudirman, Keluarahan Dauhwaru, Jembrana.

Pantauan di lahan kosong yang terletak di antara Kantor Camat Jembrana dan Lapangan Dauhwaru tersebut, Selasa (20/3), tampak sejumlah pekerja di lokasi sedang memulai pemasangan kontruksi tower berupa tiang pancang. Kendati dari informasi, besi pancang yang dipasang itu dirancang agar nantinya bisa digunakan untuk lampu penerangan seperti tiang pancang yang terpasang di sekitar Gedung Kesenian Bung Karno Jembrana, namun sebenarnya menara berbentuk tunggal tanpa simpul (monopole) ini digunakan untuk keperluan seluler. 

Sejumlah pekerja dilokasi pun mengakui tiang pancang besi satu kaki yang sedang dipasanga itu memang untuk pemancar seluler.

Sesuai ketentuan Peraturan Bupati (Perbup) Jembrana nomor 33 tahun 2013, tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah nomor 1 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Menara, pembangunan tower seluler harus memenuhi sejumlah ketentuan. Dari aspek persebaran menara atau Zona Cell Plan, penetuannya diperoleh melaui Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo). Bahkan khusus untuk menara telekomunikasi seluler ini harus diarahkan untuk penggunaan menara secara bersama dari tahap awal rencana pembangunan untuk efisiensi dan efektifitas penataan ruang.

Pihak penyedia menara juga diwajibkan mengasuransikan menara dan menara yang didirikan harus dilengkapi dengan penangkal petir. Namun di sekitar lokasi yang masih berdekatan justru sudah banyak terpasang menara yang serupa termasuk beberapa tiang tunggal yang telah berdiri diareal Gedung Kesenian Bung Karno dan kini dimanfaatkan untuk tiang lampu penerangan. Selain masih berada satu lajur diruas Jalan Sudirman dan berjarak kurang dari setengah kilometer dengan beberapa tiang yang berdiri di Gedung Kesenian Bung Karno Jembrana tersebut, tidak jauh dari lokasi pembangunan tower juga terdapat menara yang terpasang di atas bangunan (rooftop) tepatnya di sisi timur pada satu jalur yang sama diruas Jalan Sudirman Jembrana.

Camat Jembrana  I Gusti Putu Anom Saputra dikonfirmasi, Selasa kemarin, membenarkan adanya permohonan perijinan terkait pembangunan menara yang lokasinya bersebelahan dengan kantornya itu. Dikatakannya, permohonan yang kini telah dilimpahkan ke kabupaten tersebut sebelumnya diajukan oleh pihak Kelurahan Dauhwaru  dan menurutnya disepakati warga. Ia mengaku permohonan itu masuk sekitar tiga minggu yang lalu dan dari pengajuan tower MCP (microcell pole). “Itu pengajuan sudah lengkap bawah, memang rencananya untuk pemancar seluler. Kami dikecamatan sudah memberikan rekomendasi dan untuk perijinannya ada di Kabupaten,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSPTK) Kabupaten Jembrana Ni Nengah Wartini tidak mengakui telah menandatangani IMB (Izin Mendirikan Bangunan) permohonan menara di Kelurahan Dauhwaru dan Mendoyo. Namun ia mengaku belum mengetahui persis data dan jumlah tower yang sudah ada dan berizin. “Saya belum tahu persis tapi semua datanya tercatat dikantor,” tandasnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.