Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sesak Nafas, Cakra Tewas di Kandang Sapi

DUKA – Suasana di rumah duka, pihak keluarga terkejut mendapati Wayan Cakra tewas di kandang sapi.

Gianyar, Bali Tribune

Banjar Tegal, Tegalalalang,  dikejutkan dengan temuan mayat terlentang  di kandang sapi, Kamis  (7/4) siang. Korban yang diketahui bernama I Wayan Cakra (48), beberapa jam sebelumnya dilihat dalam kondisi sehat dan sibuk memasang patok di atas tanah yang akan dia kontrakkan.

“Usai potong rumput, saya ke kandang sapi. Saya sangat terkejut melihat  kakak  terlentang dekat kandang sapi.  Saya dekati dan bangunkan  hingga badannya saya goyangkan. Namun  tidak dia tidak bergerak juga,” terang adik korban,  I Made Reta (45)

Reta  lantas  memanggil ayahnya,  I Wayan Tami (70), yang saat itu sedang memotong rumput, tak jauh dari lokasi.  Beberap warga juga berdatangan setelah mendengar kepanikan. “Saya memangiil Dokte Puskesmas I Tegalallang. Saat diperiksa  kakak dinyatakan sudah meninggal,” pasrahnya.

Disebutkan, Kamis  pagi, korban sudah berangkat menuju areal sawahnya untuk memasang sejumlah patok batas lahan. Karean rencananya, beberapa bagian lahannya akan dikontrakan.  Saat itu korban dibantu rekannya, I Wayan Parsa.  Hingga siang hari, setelah  semua patok terpasang  Parsa meninggalkan korban yang hendak istirahat sejenak. “Saat saya tinggalkan, Wayan baik-baiak saja. Dia tidak mengeluhkan sakit,” ujarnya.

Setelah dipastikan meninggal,  jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka. Hujan tangis pun menyambut kedatangan korban yang sudah tak bernyawa itu.  Pihak keluarga sangat shock, kerena   beberapa jam sebelumnya, korban terlihat sehat.  Meksi demikian, pihak keluarga menerima kematian korban dan memohoan agar  kepolisian  tidak  melakukan otopsi “Wayan memang  menderita sesak napas, mungkin dia kecapaian saat memasang patok di bawah terik matahari,” terang Reta.

Kapolsek Tegallalang, AKP I Gede Sudyatmaja menyebutkan, setelah menerima laporan temuan mayat, jajaran sudah langsung menuju TKP. Lanjut itu ke rumah duka untuk meminta keterangan sejumlah saksi.   Sementara dari  hasil pemeriksaan  dokter  Puskesmas I Tegallalang,  menyebutkan tidak ada tanda-tanda kekerasan dalmn tubuh korban. “Kami sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan. Hasil sementara,  korban meninggal kerena diduga sakit,” jelsanya.

wartawan
habit
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.