Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Suasana Desa Wisata Bersih & Terang Beri Kenyamanan Turis

Bali Tribune/ DESA WISATA - Suasana di are Desa Wisata Bindu
balitribune.co.id | Badung - Dari sekitar seribu lebih desa adat di Bali, hanya beberapa saja yang berpotensi maupun menjadi desa wisata. Setiap desa wisata berinovasi menampilkan keunikan dan keunggulan yang ada di wilayahnya untuk menarik kedatangan wisatawan. Salah satunya adalah Desa Adat Bindu yang melakukan inovasi dalam upaya mewujudkan desa wisata yang bersih. 
 
Bindu yang berada di Desa Mekar Bhuana, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung sekarang ini berupaya mewujudkan diri sebagai desa wisata yang Kedas (bersih) dan Galang (terang) melalui kegiatan bersih sampah plastik di sekitar desa.
 
Bendesa Adat Bindu, I Gusti Nyoman Suastawa mengatakan beberapa waktu lalu di desa setempat, di tengah semakin bertumbuhnya keberadaan desa wisata di Pulau Bali memicu masyarakat dan pengelola untuk mendatangkan wisatawan dengan memberikan suguhan menarik juga berkualitas. Diantaranya adalah budaya, keindahan alam, tradisi, keamanan dan kebersihan serta kenyamanan. 
 
Hal ini yang memicu para pengelola untuk menampilkan kondisi desa yang bersih agar para wisatawan merasakan kenyamanan saat melakukan aktivitas wisata di desa wisata. "Kami ingin mewujudkan Bindu sebagai Desa Wisata yang berkualitas," ucapnya. 
 
Melalui program Bindu Kedas dan Bindu Galang, masyarakat di desa adat setempat memberikan nuansa bersih dan terang. Sebab, Galang merupakan hal mendasar untuk menciptakan suasana desa yang terang, dengan pemasangan lampu sepanjang jalur utama hingga sudut desa. Jika sudah terang maka akan mempengaruhi pikiran akan menjadi positif. "Sehingga orang yang datang ke Bindu merasa lebih enak, senang dan nyaman,” ujar Suastawa.
 
Menurut dia, selama ini, objek yang lumrah adalah gunung, danau, pantai dan lainnya. Namun sekarang ini, 'bersih' juga bisa menjadi objek wisata berkualitas. Seperti diketahui, orang yang datang ke suatu destinasi ada yang memang hanya ingin merasakan suasana bersih. 
 
"Bersih ini bukan hanya untuk menjangkau orang asing, juga orang lokal yang dapat terinspirasi bersih. Dengan program Kedas, Bindu itu akan menjadi retreat, gabungan antara community dengan garden,” jelasnya.  
 
Apalagi di sekitar Bindu kata dia sudah terdapat hotel, home stay dan jenis akomodasi lainnya. "Wisatawan juga bisa memanfaatkan atraksi wisata yang ada, seperti agro, pengobatan, trekking, tubing dan lainnya," imbuhnya. (u)
wartawan
Ayu Eka Agustini

Kolaborasi Lintas Sektor, Badung Perkuat Pengamanan dan Pulihkan Citra Tukad Bangkung

balitribune.co.id | Mangupura - Meningkatnya angka kejadian dan percobaan bunuh diri di Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, mendorong Pemerintah Kabupaten Badung untuk memperkuat sistem pengamanan kawasan tersebut. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor sebagai respons atas berbagai peristiwa yang terjadi di lokasi tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Sapa Konsumen di Berbagai Kota, Hyundai Perkenalkan New CRETA Alpha dengan Desain Lebih Berani

balitribune.co.id | Jakarta - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah resmi meluncurkan New CRETA Alpha edisi terbaru dalam jajaran Hyundai CRETA yang membawa ekspresi lebih tegas, eksklusif, dan premium ke segmen SUV kompak. Dikembangkan dan diproduksi di Indonesia, New CRETA Alpha memperkuat kehadiran Hyundai di segmen SUV-B dengan kombinasi seimbang antara desain berani, teknologi canggih, dan kenyamanan sehari-hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pukul Warga Inggris di Restoran Bandara Ngurah Rai, WNA Australia Ditahan Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus tindak pidana penganiayaan terjadi di sebuah restoran di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (18/1/2026) pukul 23.30 Wita. Akibat kejadian itu, seorang Warga Negara Asing (WNA) ditahan di sel tahanan Mapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Kelod Pangkas Waktu Tempuh 78%, Kecepatan Melonjak 5 Kali Lipat

balitribune.co.id | Mangupura - Rekayasa lalu lintas di wilayah Kerobokan Kelod menunjukan hasil yang signifikan, berdasarkan hasil pemodelan jaringan lalu lintas menggunakan PTV VISUM oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Badung untuk skenario penerapan rekayasa lalu lintas satu arah, diperoleh kinerja jaringan sebagai berikut, waktu tempuh rata-rata sebelum rekayasa lalu lintas sekitar 19,8 menit, sedangkan setelah rekayasa lalu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.