Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tak Ingin Memutar, Pemotor Terobos Penutup Jalan Tegenungan

Bali Tribune/ LINTASI - Warga melintasi pinggiran portal, yang dipasang untuk menutup akses, Senin (20/1).
balitribune.co.id | Gianyar - Penutupan jalur di Jalan Tegenungan unutk menghindari terjebaknya pengguna jalan khusus pengendara roda empat, rupanya tetap diabaikan oleh pemotor. Pemotor yang mengetahui  situasi jalan jebol yangmasih  memungkinkan dilewati sepeda motor malah menjebol penutup jalan. Pemotor mengakau, jika jalur Tegenungan sangat banyak dapat menghemat jarak dan waktu.
 
Pantuan, Senin (20/1) pagi, jalur Tegenungan yang sudah ditutup masih saja dilintasi oleh sejumlah pemotor. Bahkan didomnasi oleh warga sekitar yang hendak menuju ke Pasar Sukawati. Penutup jalan beraup brikade dari palng plastik, bagin ujungnya digeser sehingga motorpun bisa masuk. “Saya asal sini pak, jalan yang jebol kan masih tersisa dan masih bisa dilewati. Kalau melalui Patung Bayi, selain memutar jauh juga bung-buang waktu. Keburu siang ke Pasarnya,” ungkap salah seorang warga asal Desa Kemenuh.
 
Sebelumnya dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, kabupaten Gianyar telah memasang portal untuk menutup akses jalan jebol tersebut. Lantaran kondisi jalan sudah sangat memperhatinkan. Sebagian jalan telah menjadi jurang, hanya meninggalkan sedikit untuk bisa dilewati.  Jalan Raya Tegenungan-Sukawati telah jebol sebanyak dua kali, pada saat jebol pertama kali telah diperbaiki, namun sayang lantaran kondisi tanah labil, jalan kembali Jebol sekitar 2 tahun lalu. Sehingga pemerintah melalui dinas PUPR telah mempersiapkan jalur alternatif lainya.
 
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Kabupaten Gianyar I Gusti Ngurah Gede Suastika juga telah meninjau lokasi mengatakan, pasca longsor awal 2018 lalu, Bupati Gianyar, I Made Mahayastra dengan beberapa pertimbangan terutama dari aspek keselamatan warga yang melintas, mengambil kebijakan untuk membuat jalan baru penghubung Desa Tegenungan dengan Desa Sukawati. Saat itu, ditindaklanjuti dengan mohon bantuan dana untuk penanganan longsor ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat oleh BPBD Kabupaten Gianyar. “Pak Bupati mengambil kebijakan membuat jalan baru, karena longsor sudah berulangkali terjadi di jalan tersebut karena struktur tanahnya labil,” kata Ngurah Suastika.
 
Dikatakan, proses pembebasan lahan kurang lebih 28 Are untuk jalan baru tersebut sudah rampung di tahun 2019. Saat ini, proses pengerjaan fisik mulai dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar karena dana bersumber dari bantuan BNPB Pusat. Dengan dibangunnya jalan baru ini, nantinya warga yang melintas tidak merasa was-was meski pada musim penghujan karena posisi jalan yang representatif. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.