Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Target Bertahan di Posisi Tiga Besar, Kontingen Porprov Buleleng Dilepas

Bali Tribune / MELEPAS - Sekda Buleleng Gede Suyasa melepas kontingen Buleleng di Tugu Singa Ambara Raja Kamis (10/11) sore.
balitribune.co.id | SingarajaNampaknya KONI Buleleng tidak memasang target tinggi pada perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali ke XV tahun 2022. Dengan kekuatan 484 atlet Buleleng hanya memasang target bertahan di posisi 3 besar. Dengan kekuatan sebanyak 699 orang Sekda Buleleng Gede Suyasa melepas kontingen Buleleng di Tugu Singa Ambara Raja Kamis (10/11) sore.
 
Ratusan kontingen tersebut terdiri dari 484 orang atlet, 155 orang manajer dan official serta 60 orang mekanik dan panitia dari 41 cabor. Pelaksanaan Porprov tahun ini akan dilaksanakan tersebar di 9 kabupaten/kota di Bali. Porprov Bali akan dibuka pada Kamis (20/11) mendatang hingga Kamis (27/11). Hanya saja 22 cabor akan melangsungkan perlombaan dan kejuaraan lebih dulu karena Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) dan juga keterbatasan tempat penyelenggaraan.
 
Ketua KONI Buleleng I Ketut Wiratmaja mengatakan, untuk target mempertahankan posisi di tiga besar, KONI Buleleng sudah memasang strategi. Salah satunya melakukan penjaringan atlet yang ketat dengan tagline Small is Gold. Dengan jumlah atlet yang dikirim saat ini jauh lebih sedikit dari Porprov sebelumnya, namun memprioritaskan atlet-atlet yang benar-benar berpotensi meraih emas.
 
“Potensi medali emas kita masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, ada di bela diri, olahraga permainan masih sangat menjanjikan. Tetapi cabor lain kami target juga bisa berkontribusi meraih emas agar bisa bertahan di posisi tiga besar di Provinsi,” ucap Wiratmaja.
 
Meski target bertahan di posisi tiga besar, KONI Buleleng menambah target perolehan medali emas. Dari 52 medali emas di Porprov 2019 di Kabupaten Tabanan, menjadi 60 medali emas di Proprov ke XV.
 
Sementara itu Penjabat Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana yang diwakili Sekda Buleleng Gede Suyasa berharap seluruh atlet Buleleng dan juga pelatih tetap menjunjung tinggi sportivitas untuk menjaga kehormatan dan menjaga citra.
Soal peraihan prestasi di Porprov tahun ini Suyasa mengharapkan Buleleng bisa mencapai target yang realistis. Minimal bertahan di posisi 3 besar di tingkat Provinsi.
 
“Kita harapkan minimal bisa sama seperti sebelumnya. Tetapi kalau bisa ranking 2 itu luar biasa,” ucap Suyasa.
wartawan
CHA
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.