Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tawur Agung Kasanga di Catus Pata Klungkung

Bali Tribune/TAWUR AGUNG - Pelaksanaan Tawur Agung Kesanga tahun saka 1943 di Catus Pata Klungkung.


balitribune.co.id | Semarapura - Sehari menjelang pelaksanaan Tapa Brata Penyepian, Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943, Pemerintah Kabupaten Klungkung menggelar Upacara Tawur Agung Kesanga yang dipusatkan di Catus Pata Klungkung, Sabtu (13/3). 
 
Upacara ini dihadiri oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Ny. Ayu Suwirta, Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta didampingi Ny. Sri Kasta, Wakil Ketua DPRD Klungkung, Tjokorda Gede Agung, Sekda Klungkung, I Gede Putu Winastra serta para Camat, Kepala OPD dilingkungan Pemkab Klungkung, Ketua Majelis Desa Adat Kabupaten Klungkung, Dewa Made Tirta dan tokoh masyarakat lainnya. 
 
Panitia Upacara Tawur Agung Kesanga, Dewa Ketut Soma mengatakan, meskipun upacara dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19, namun upacara ini telah terlaksana sesuai dengan Yadnya yang sudah biasa berjalan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Upacara dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Tembau dari Gria Aan dan Ida Pedanda Gede Wayan Darma dari Gria Wanasari Karangasem. 
 
Dalam pembagian Tirta Tawur dan Nasi Tawur, desa adat telah mengirimkan utusan ke lokasi upacara untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat. Hal ini untuk mencegah terjadinya kerumunan dan resiko penularan Covid-19. Dewa Soma menambahkan, upacara Tawur Agung Kesanga ini prosesi tidak hanya di Catus Pata saja. Tetapi juga di lokasi empat lawa lainnya, antara lain di Lawa Kangin di sebelah barat Tukad Unda. Lawa Kelod tepatnya di simpang empat Banjar Mergan dekat pohon beringin. Dari Lawa Kauh tepatnya di dekat Mapolres Klungkung dan Lawa Kaja di simpang empat Banjar Bendul. 
 
Dalam upacara ini juga ditampilkan tarian atau sesolahan Topeng, Rejang Dewa dan Baris Gede. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.