Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tera Ulang Alat Timbangan Pedagang Pasar Badung

Bali Tribune/ Petugas saat melakukan tera ulang alat timbang.



balitribune.co.id | Denpasar - Petugas melakukan Pelayanan Tera atau Tera Ulang alat ukur takar timbangan dan perlengkapannya yang diadakan di Pasar Badung lokasi Basement, Selasa 5 April 2022. Giat ini dilakukan Pemerintah Kota Denpasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Metrologi Legal bertujuan memperdaya ukuran, menumbuhkan kepercayaan tertib ukur mencerminkan kepercayaan pembeli terhadap pedagang sebagai budaya jujur. Dimana sejumlah 300 an pedagang Pasar menyerahkan timbangannya guna di Tera Ulang yang berlangsung dari tanggal 4 hingga tanggal 7 April 2022.

Kepala UPTD Metrologi Legal, IGN Gede Suyasa mengatakan pelaksanaan tera/tera ulang ini sesuai dengan UU Nomor 2 tahun 1981 tentang metrologi legal dan Perda Kota Denpasar Nomor 4 tahun 2018 tentang retribusi tera dan tera ulang. Yang dilakukan setahun sekali yang merupakan kegiatan rutin yang bertujuan agar masyarakat dan pedagang aman serta tak ada yang dirugikan dalam bertransaksi.

wartawan
NDA
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.