Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tim 3G Diving Hari Ini Memulai, Pengapungan Bangkai Kapal KMP Darma Rucitra III

Bali Tribune/ EVAKUASI - Proses evakuasi kendaraan dari dalam bangkai kapal KMP Darma Rucitra.
Balitribune.co.id | Amlapura - Hingga saat ini, tim dari Three G Diving masih berupaya menuntaskan proses evakuasi kendaraan dari dalam bangkai kapal KMP Darma Rucitra III, yang karam di areal kolam Dermaga II Pelabuhan Padang Bai. Hingga Senin (29/6) sudah sebanyak 26 unit kendaraan berhasil, dikeluarkan dari dalam bangkai kapal dan diangkat ke darat menggunakan Crane.
 
Koordinator tim evakuasi, Abdul Khalik, kepada media menyebutkan, untuk Senin kemarin jumlah kendaraan yang berhasil di keluarkan dari dalam bangkai kapal sebanyak 4 unit. Dari jumlah tersebut tiga unit diantaranya sudah berhasil ditarik kedekat dermaga dan diangkat kedarat menggunakan Crane. “Satu truk tronton yang sudah berhasil kita keluarkan dari dalam bangkai kapal, masih diapungkan  menunggu untuk diangkakt kedarat,” tegas Abdul Khalik.
 
Sementara total jumlah kendaraan yang masih tersisa di dalam bangkai kapal yakni satu unit truk Fuso dan 5 unit sepda motor, “Dan semoga hari ini seluruh proses evakuasi kendaraan dari dalam bangkai kendaraan selesai kita laksanakan,” ujarnya.
 
Lantas bagaimana dengan pekerjaan inti, yakni proses evakuasi bangkai kapal itu sendiri? Dijelaskannya, saat ini untuk pekerjaan inti yakni evakuasi bangkai kapal tersebut sebenarnya progressnya sudah mencapai 50 persen. “Untuk proses pengapungan bangkai kapal itu progressnya sudah sekitar 50 persen. Nah kita sebenarnya punya target lebih cepat dari time schedule yang direncanakan jika melihat progress  sampai hari ini,” tandasnya, sembari menyebutkan target yang direncanakan 21 hari.
 
Selasa (30/6) hari ini, pihaknya akan memulai pemasangan balon pengapung dan peralatan pegapung lainnya. Dimana pemasangan alat pengapung itu akan memakan waktu paling cepat tiga hari. “Semoga Sabtu depan kapal ini sudah bisa kita apungkan dan kita tarik dari posisi tenggelam,” sebutnya. Pihaknya juga sudah melakukan modefikasi pintu-pintu kapal dalam rangka mendukung alat pengapung ekternal yang akan dipasang. 
wartawan
Husaen
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.