Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tingkatkan Kepercayaan "Krama", Kepala LPD Wajib Sertifikasi

I Nyoman Cendikiawan
I Nyoman Cendikiawan

BALI TRIBUNE - Hingga kini kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan LPD semakin menguat apalagi trend bisa dikatakan meningkat 20 persen pertahun. Jelas kondisi ini bisa dikatakan indikasi peningkatan dana juga asset yang semakin meningkat. "Jika merujuk kondisi riil dilapangan, jelas ini bisa juga dikatakan sebagai indikator kepercayaan krama bali yang ada di 1.443 LPD semakin meningkat," ujar Ketua Badan Kerjasama (BKS) Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Provinsi Bali, Nyoman Cendikiawan di Denpasar, Jum'at (18/5).

Diungkapkan Cendikiawan, semakin besarnya LPD tentu permasalahan juga semakin kompleks, dan ini dianggap sebagai tantangan. Untuk itu pihaknya berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), kordinasi pengurus, serta peningkatan pengawasan. "Kita juga dari BKS LPD telah pula membuat semacam pelatihan serta kordinasi untuk sertifikasi kepala LPD seluruh Bali di bulan Juni mendatang akan kita mulai," katanya.

Sertifikasi seluruh kepala LPD ini menurutnya sangatlah penting, pasalnya kepala LPD sebagai mentor di lembaganya mestinya mampu bekerja secara profesional. "Inti dari diadakannya sertifikasi ini ibaratnya kalau naik sepeda motor kita berikan SIM lah seperti itu," tuturnya sembari berujar dengan memegang sertifikasi tersebut kekuatan formal kepala LPD bisa dipwrtanggung jawabkan.

Kegiatan sertifikasi/kompetensi menurut Cendikiawan akan bekerjasama dengan salah satu Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), namun kedepannya ia berharap pihaknya akan bisa melakukan sertifikasi/kompetensi sendiri. "Kita akan jajaki membuat LSP sendiri kedepannya," sebutnya.

Sertifikasi sendiri nantinya akan dilakukan secara bertahap dan rencananya dilakukan untuk LPD yang memiliki asset Rp 1 miliar dan itu ada sekitar 700-800 LPD. "Sesuai amanat dari Perda dan implementasi rapat kerja kita juga membuat apa yang disebut Dana Penjamin Simpanan (DPS) dan Lembaga Penyangga Likuiditas (LPS)," imbuhnya yang sekaligus menyatakan adanya dua lembaga tersebut semata-mata untuk menambah kepercayaan masyarakat atau krama, pastinya dana yang disimpan di LPD pada prinsipnya juga dijamin. "Skema soal ini juga sedang kita bahas bagaimana organnya, kriterianya, berapa yang ditanggung, dan ini lagi kita buat skeman dan kesepakatan bersama," tukasnya.

Menurutnya inilah pentingnya bagaimana sekarang BKS LPD mensosialisasikan berbagai program yang digulirkan ke seluruh Kabupaten/Kota di Bali. "Kita juga berharap dengan adanya sosialisasi akan ada kesatuan gerak antara Bendesa Adat selaku prajuru dan kepala LPD," tutupnya. Arw

wartawan
Arief Wibisono
Category

1.800 Siswa Akan Pentaskan Tari Kolosal Tatenger Agung

balitribune.co.id I Bangli - Ribuan siswa Sekolah Dasar (SD) dan SMP  akan kembali ambil bagian dalam pagelaran tari kolosal  untuk memeriahkan HUT Bangli yang ke-822. Seperti tahun sebelumnya, tari kolosal akan dipentaskan tanggal 10 Mei 2026 setelah acara pokok, upacara peringatan HUT Bangli di Alun-Alun Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bapenda Denpasar Gencarkan Klaster Digital, ASN Dilarang Nunggak Pajak

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar terus melakukan berbagai terobosan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah. Tidak hanya menyasar masyarakat umum, Bapenda kini mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Denpasar untuk menjadi contoh dalam ketaatan membayar pajak melalui kanal digital.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

ASN Hingga TNI/Polri Dikerahkan Atasi Tumpukan Sampah di Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan mengerahkan ratusan personel gabungan dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri untuk menangani tumpukan sampah di seputaran Tabanan. Pengerahan ini dilakukan pada Selasa (5/5/2026) sore di sekitar 20 titik lebih lokasi, baik di Kecamatan Tabanan maupun di Kediri.

Baca Selengkapnya icon click

Imigrasi Jaring 62 WNA Pelanggar Aturan di Bali

balitribune.co.id I Denpasar - Sebanyak 62 warga negara asing (WNA) terjaring dalam operasi "Patroli Keimigrasian Dharma Dewata" yang digelar jajaran Imigrasi di wilayah Bali selama 20 hari terakhir. Puluhan WNA tersebut kedapatan melakukan berbagai pelanggaran keimigrasian, mulai dari penyalahgunaan izin tinggal hingga keterlibatan dalam aktivitas ilegal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.