balitribune.co.id | Amlapura - Sebuah bangunan villa milik Warga Negara Asing (WNA) asal Swiss yang berada di atas bukit di Banjar Dinas Kalanganyar, Desa Seraya Barat, Karangasem ludes terbakar, Senin (3/6) sore. Berdasarkan informasi yang dihimpun Bali Tribune di lokasi kejadian menyebutkan bahwa kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 14.30 Wita.
Tiupan angin yang cukup kencang menyebabkan kobaran api dengan cepat membesar dan melalap habis seluruh bangunan villa berikut barang-barang dan harta benda di dalamnya. Sejumlah warga yang tinggal di dekat bangunan villa yang terbakar tersebut berusaha memadamkan api dengan semprotan air pam, namun usaha tersebut tidak berarti karena kobaran api yang semakin membesar.
“Waktu itu saya sedang gotong royong. Nah, saya kemudian ditelepon, katanya villa milik tamu saya itu terbakar. Dapat info seperti itu saya langsung bergegas ke lokasi dan saya lihat api di meteran listrik dan dalam waktu cepat apinya membesar,” ungkap I Nyoman Maris Arsana, karyawan villa yang terbakar tersebut.
Melihat api yang terus membesar, Maris Arsana dibantu warga lainnya berupaya memadamkan api dengan menyemprotkan air dari saluran pipa PDAM. Namun sayang usahanya itu sia-sia, karena api semakin membesar dan dalam waktu cepat melalap habis seluruh bangunan dan barang-barang di dalamnya.
“Ludes terbakar semuanya Pak. Di dalam itu ada alat-alat DJ, sound dan alat elektronik lainnya,” sebutnya.
Sementara tiga unit mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian langsung berjibaku memadamkan api. Dalam waktu kurang dari setengah jam, api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan. Namun sayang kendati api berhasil dipadamkan bangunan villa tersebut sudah rata dengan tanah.
“Kami kerahkan tiga unit armada Damkar, yang terbakar ini bangunan villa milik WNA asal Swiss. Untuk penyebab kebakaran itu diduga dipicu oleh hubungan arus pendek listrik karena sebelumnya warga melihat meteran listrik di villa ini terbakar,” tegas Kasi Ops Damkartan Karangasem, I Wayan Putu Darma Kartika di lokasi kebakaran.
Sementara diantara puing-puing bangunan villa yang terbakar, petugas pemadam kebakaran dan warga menemukan satu unit brangkas yang masih utuh kendati bagian luarnya terbakar. Saat ini brangkas tersebut sudah diamankaan oleh anggota dari Polsek Karangasem.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini karena pemilik villa tengah pulang ke negaranya. Namun kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp. 1.5 miliar.