Waspadai Arus Balik, Pengamanan Gilimanuk Diperketat | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 28 Februari 2024
Diposting : 28 June 2017 19:49
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
arus balik
Penduduk yang masuk Bali semakin meningkat saat arus balik Selasa kemarin.

BALI TRIBUNE - Pengamanan Pelabuhan Gilimanuk pascalibur Idul Fitri 1438 diperketat. Kapolres Jembrana, AKBP Priyanto Priyo Utomo dikonfirmasi melalui ponselnya, Selasa (27/6), menyatakan sejak kemarin siang sudah mulai terjadi peningkatan arus masuk Pulau Dewata. Menurutnya, yang saat ditelepon kemarin, sedang berada di Gilimanuk, pada H+1 Lebaran penduduk dari luar Bali sudah mulai berdatangan.

Ia mengatakan pengamanan di Gilimanuk merupakan pengamanan Bali secara umum, maka untuk mengantisipasi dan mencegah adanya ancaman melalui jalur darat, pihaknya lebih mengintensifkan pemeriksaan baik terhadap kendaraan, orang dan barang yang masuk Bali. Untuk pengamanan di pintu masuk Bali pihaknya kini memberlakukan delapan titik pemeriksaan, masing-masing tiga lajur untuk kendaraan roda dua, dua lajur untuk angkutan umum (bus dan travel) dan satu lajur untuk truk.

Berdeda dengan pengamanan dan pemeriksaan di pintu masuk wilayah Bali pada hari-hari biasanya yang dilakukan di Pos II pintu keluar Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, untuk pemeriksaan selama berlangsungnya arus balik tidak dilakukan di Pos II melainkan dimasukkan ke depan pintu masuk Terminal Penumpang Gilimanuk.

Dari 372 personel kepolisian jajaran Polres Jembrana, menurutnya yang disiagakan di Gilimanuk mencapai 211 personel. Begitupula dengan antisipasi masuknya penduduk gelap ke Bali, pihaknya telah mengantisipasi dengan Tim Gabungan di Pos Pemeriksaan KTP Gilimanuk sehingga penduduk yang tidak mengantongi KTP maupun yang KTP-nya sudah habis masa berlakunya akan dipulangkan.

Dikonfirmasi terpisah Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Nyoman Sukadana mengatakan rekayasa arus juga telah diberlakukan untuk mengantisipasi kemacetan di pintu masuk Bali. Kendaraan truk dan kendaraan keluarga lurus di depan terminal, angkutan umum masuk terminal dan sepeda motor dialihkan.

Pembatasan operasional truk juga masih berlaku hingga H+3 Lebaran. Menurutnya arus masuk Bali sudah mulai mengalami peningkatan namun belum terlalu padat. Pihaknya kini akan mulai memberlakukan sekema itu hingga nanti berakhirnya pada H+7 Lebaran.