Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Winurjaya Ketum PBSI Bali 2019-2023

Bali Tribune/ MUSPROV PBSI - Peserta Musprov PBSI Bali foto bareng sebelum pemilihan ketua umum
balitribune.co.id | Denpasar - Wayan Winurjaya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengprov PBSI Bali masa bhakti 2019-2023 setelah dua kandidat lainnya, yakni Nengah Wiratha (Ketum PBSI Bali 2015-2019) dan Dewa Ketut Puspaka (Sekda Buleleng) mengundurkan diri pada Musprov PBSI Bali di Ruang Rapat KONI Bali, Selasa (30/4).
 
Nengah Wiratha pada musprov sehari itu tidak bersedia dicalonkan kembali, sedangkan Dewa Ketut Puspaka yang dicalonkan PBSI Buleleng serta didukung PBSI Tabanan dan PBSI Denpasar tidak hadir di tengah musprov, sehingga sesuai ketentuan yang bersangkutan dinyatakan mundur.
 
“Ya secara otomatis Pak Winurjaya terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum periode empat tahun ke depan. Dan, karena Pak Winurjaya saat ini menjabat sebagai Ketua PBSI Bangli, maka jabatan di PBSI Bangli harus dilepas,” ujar Ketua Panitia Musprov PBSI Bali, Made Darmiyasa, kemarin.
 
Made Darmiyasa yang juga Wakil Sekretaris KONI Kota Denpasar ini mengatakan, musprov diikuti oleh sembilan Pengkab dan Pengkot PBSI se-Bali. Dan kepada ketua terpilih diberi batas waktu 14 hari ke depan untuk menyusun kepengurusan.
 
Dikatakan Darmiyasa, ada empat formatur yang nantinya mendampingi ketua terpilih dalam menyusun kabinetnya. Keempat formatur itu yakni, Made Suwitra dari PBSI Denpasar, Ketut Dharma Siadja (Gianyar), I Kadek Prastikanala (Badung) dan I Gusti Bagus Arya Candra P dari PBSI Tabanan.
 
Wayan Winurjaya bukan orang baru di PBSI Bali, karena di kepengurusan sebelumnya ia adalah wakil ketua umum. Diharapkan di bawah kepengurusan Winurjaya bulutangkis Bali nantinya kian berkembang pesat dan prestasi cemerlang.
 
Sebelumnya, Ketua PBSI Bali periode 2015-2019, I Nengah Wiratha mengatakan banyak terobosan yang telah dilakukan pihaknya, antara lain memisahkan Bali dari Banten dan DI Yogyakarta pada Pra-PON.
 
“Kami sudah berjuang sekian lama agar Bali tidak lagi bergabung dalam satu grup dengan Banten dan Yogya, dan ini berhasil karena sejak Pra-PON sekarang Bali satu grup tersendiri bersama Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur,” kata Wiratha.
 
Dengan hanya melawan NTB dan NTT, menurut Wiratha peluang Bali melaju ke PON Papua tahun 2020 sangat tebuka, bahkan dengan materi pemain yang ada saat ini, tidak mustahil prestasi mampu direngkuh PBSI Bali.
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.