Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gerak Jalan hingga Larut Malam, Dipertanyakan Orangtua

lomba
INDAH – Gerak Jalan Indah HUT RI di Gianyar berlangsung hingga larut malam hingga banyak peserta yang pingsan dan dilarikan ke Rumah Sakit.

Gianyar, Bali Tribune

Meski jarak tempuh dan teknis penilaian telah diubah dari tahun-tahun sebelumnya,  lomba gerak jalan antar siswa SMP dan SMA/SMK masih saja menjadi ajang “pingsan massal”. Buktinya, lomba Gerak Jalan Indah antar siswa SMP dan SMA/SMK Putri yang dilaksanakan Selasa (9/8) menuai keluhan para orangtua.

Meski jarak tempuh hanya 4 Kilometer, teknis pelangsanakan oleh panitia dinilai tidak mempertimbangkan waktu, serta teknis lainnya. Bahkan lomba yang dimulai pukul 15.00  harus berlangsung hingga malam sekitar pukul 20.00. Akibatnya, banyak peserta yang jatuh pingsan dan harus dilarikan ke RS. “Sejak awal saya sudah khawatirkan kondisi anaknya. Sebab sejak pagai, dia sudah persiapan di sekolahnya,” ungkap salah satu orang tua siswa.

Disebutkan,  bila saja penitai cermat, pelaksanaan lomba tidak sampai malam. Dia khawatir dengan kondisi anaknya yang sejak pagi sudah berhias. Dia juga tak tahu jika peserta lomba gerak jalan sangat membludak sehingga berlangsung sampai malam. Baginya, panitia seharusnya sudah mempertimbangkan waktunya, apalagi ada atraksi di sejumlah pos penilaian “Bila jumlah peserta banyak begini, setidaknya ada teknis yang lebih baik. bila tahu begini para orangtua akan berpikir anaknya dilibatkan dalam lomba ini,” terangnya lagi.

Dari pantauan Selasa (9/8) malam, sejumlah peserta tampak jatuh pingsan saat mencapai finish. Bahkan, beberapa di antaranya pingsan saat lomba masih berlangsung. Ironisnya lagi, saat lomba sedang berlangsung, arus lalu lintas tampak semrawut sehingga membahayakan peserta dan penonton. Bahkan, sempat ada insiden kecelakaan di depan Mapolres Gianyar saat lomba berlangsung.     

Kadis Dikpora Gianyar Made Suradnya yang dihubungi, Rabu (10/8), mengatakan, penggabungan waktu pelaksanaan lomba antara SMP dan SMA/SMK ini bertujuan untuk memberikan kepuasan kepada penonton. Pihaknya berjanji akan  mengevaluasi kegiatan ini. “Dari tahun ke tahun, selalu kami evaluasi.  Apalagi jika ada banyak ada keluhan dari  masyarakat, tentunya akan  kami evaluasi lagi," jelasnya.

Pihaknya juga akan memperketat pengawasan akses lalulintas yang menimbulkan korban. Terkait dengan adanya sejumlah peserta yang pingsan, pihaknya sudah bergerak cepat menanganinya. Bahkan dia sendiri bersama para kabid di disdikpora sendiri ikut mengantarkan para siswa ke rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan.

wartawan
redaksi
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tewasnya Desak Gayatri di Moskow Ungkap Risiko Fatal Berangkat Non-Prosedural

balitribune.co.id | Singaraja - Desak Komang Ayu Gayatri, pekerja migran asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, meninggal dunia saat bekerja di Kota Moskow, Rusia. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, Desak Gaytari meninggal dalam peristiwa kebakaran yang terjadi ditempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.