Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tak Buat Ogoh-ogoh Tetap Dapat Bantuan Rp 10 Juta, Sekaa Teruna di Badung Memilih Tak Buat Ogoh-ogoh

Bali Tribune/ BANTUAN – Kendati Sekaa Teruna memilih tidak membuat ogoh-ogoh untuk perayaan Nyepi, namum Pemkab Badung tetap salurkan bantuan Rp 10 juta.



balitribune.co.id |Mangupura   - Sekaa Teruna dan yowana di Kabupaten Badung belakangan banyak memilih tidak membuat ogoh-ogoh menyambut Hari Raya Nyepi, Tahun Baru Saka 1844. Padahal, Pemkab Badung telah mengalokasikan bantuan sebesar Rp 10 juta untuk mendukung kreatifitas sekaa teruna dan yowana dalam berkesenian ini.

Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Badung AA Putu Sutarja mengakui telah menerima beberapa laporan di majelis kecamatan di beberapa kecamatan Kabupaten Badung sebagian besar desa adat tidak melaksanakan pengarakan ogoh-ogoh.

“Jadi banyak yang sudah melaporkan bahwa banyak desa adat yang tidak melaksanakan pengarakan ogoh-ogoh. Mereka khawatir kasus Covid-19 akan kembali meningkatkan di wewidangan desa adat mereka masing-masing,” ujarnya, Minggu (23/1/2022).

Termasuk di Desa Adat Kerobokan, Kuta Utara juga tidak membuat ogoh-ogoh. Menurut Sutarja yang juga Bendesa Adat Kerobokan ini, puluhan banjar di Desa Adat Kerobokan sudah sepakat tidak membuat ogoh-ogoh. Keputusan ini merupakan keputusan bersama ketua sekaa teruna dan kelian dari 50 banjar se Desa Adat Kerobokan.  Adapun alasan meniadakan pawai ogoh-ogoh lantaran belum ada kepastian kondisi Covid-19 pada dua bulan mendatang.

“Karena situasi bulan Februari kita tidak tahu. Di media menurut Menkes malah puncak Omicron bulan Februari hingga Maret, jadi lebih baik kami focus pada pengendalian penyebaran Covid-19 di desa adat,” katanya.

Sebelumnya seluruh sekaa teruna dan yowana di Kecamatan Mengwi juga memutuskan tidak membuat ogoh-ogoh. Begitu juga di Desa Adat Abiansemal, Ungasan dan Bualu.

Menyikapi kondisi ini, Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Badung I Gede Eka Sudarwitha sebelumnya mengaku menghormati apapun keputusan sekaa teruna dan yowana. Yang jelas, kata dia, Pemkab Badung tetap akan memberikan bantuan dana. Dana tersebut nantinya bisa dipergunakan untuk kegiatan lainnya yang berhubungan dengan seni, adat, dan budaya.

“Kami menghargai keputusan itu. Karena memang ketika membuat ogog-ogoh juga melihat perkembangan angka kasus Covid-19 di wilayah desa setempat,” ujar Sudarwitha, Sabtu (22/1).

Sejauh ini pihaknya belum menerima secara detail berapa data jumlah sekaa teruna dan yowana di Badung yang tidak membuat ogoh-ogoh, karena keputusan di masing-masing desa adat masih bergerak secara dinamis.

 “Karena kewenangan ini kan ada di desa adat, bukan di Disbud,” katanya.

wartawan
ANA
Category

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.