Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perkuat Sinergi, Taspen Tunjuk Direktur Bank Mantap

Bank Mantap
Jajaran Komisaris dan Direksi Bank Mantap usai RUPS LB di Sheraton Hotel, Kuta, Senin (9/10).

BALI TRIBUNE - PT Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB), Senin (9/10) di Sheraton Hotel, Kuta. RUPSLB ini memutuskan untuk menetapkan Iwan Soeroto sebaga direktur baru menggantikan Ihwan Sutardiyanta yang mendapatkan tugas baru sebagai direktur di PT Pos Indonesia. Sebelumnya, Iwan Soeroto adalah Sekretaris Perusahaan PT Taspen (Persero).

Penunjukan direktur dari Taspen merupakan perwujudan sinergi BUMN antara Bank Mandiri dan Taspen sebagai perusahaan induk serta sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi Bank Mantap dengan perusahaan induk. Agenda RUPS LB lainnya menyetujui dan mengesahkan penyertaan modal perusahaan induk serta perubahan nama perusahaan dari sebelumnya PT Bank Mandiri Taspen Pos menjadi PT Bank Mandiri Taspen.

Menurut Direktur Utama Bank Mantap, Josephus K Triprakoso, pemilik saham (owner) telah menyetorkan modal kepada Bank Mantap yang akan digunakan perseroan untuk ekspansi bisnis, khususnya untuk infrastruktur digital pada tahun 2018.

“Bank Mandiri telah menyetorkan sebesar Rp119 miliar dan Taspen Rp81 miliar sesuai kebutuhan modal perseroan sebesar Rp200 miliar salah satunya untuk memperkuat layanan digital Bank Mantap tahun 2018 seperti mobile banking dan lain-lain. Dalam RUPS LB juga menyetujui perubahan nama perusahaan yang disesuaikan dengan pemilik saham saat ini yaitu Bank Mandiri dan Taspen. Perseroan akan melakukan salah satu perubahan materi branding yaitu logo perusahaan, akan tetapi kita tidak merubah nickname perusahaan yaitu Bank Mantap yang sudah akrab dengan publik,” ungkap Jos.

 

Tumbuh 172,7 Persen

Hingga September 2017, Bank Mantap berhasil membukukan laba sebesar Rp 153 miliar (sebelum pajak), sementara laba bersih perseroan pada periode tersebut tercatat sebesar Rp 110 miliar, tumbuh 172,7 persen dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu.

Direktur Bank Mantap, Nurkholis Wahyudi, menjelaskan pertumbuhan laba Bank Mantap hingga kuartal ketiga tahun ini menunjukkan bahwa kinerja perseroan semakin membaik di tengah situasi makroekonomi dan daya beli masyarakat yang belum kondusif.

“Kami bersyukur hingga September tahun ini kredit yang disalurkan Bank Mantap mencapai Rp 9,15 triliun,” ujarnya saat menyampaikan paparan kinerja perseroan untuk posisi kuartal III/2017 di Sheraton Bali Kuta, Senin (9/10).

Kredit Bank Mantap hingga September 2017 melonjak 108,4 persen dibandingkan dengan kuartal ketiga tahun lalu yang mencapai Rp 3,56 triliun. Nurkholis menjelaskan pertumbuhan kredit Perseroan dimotori oleh segmen pensiunan yang meningkat 368,7 persen secara yoy menjadi Rp 6,99 triliun, dengan rasio NPL kredit secara keseluruhan yaitu 0,62 persen.

“Pada periode yang sama dari penyaluran kredit UMKM tumbuh sebesar 184,9 persen menjadi Rp 6,90 triliun, sedangkan kredit non UMKM mencapai Rp 2,25 triliun atau tumbuh sebesar 97,0 persen secara yoy.

Pertumbuhan laba perseroan di samping ditopang laju kredit juga berhasil melakukan efisiensi operasional sehingga menurunkan rasio BOPO dari 85,61 persen menjadi 84,85 persen dan biaya atas pendapatan (CER) dari 72,72 persen menjadi 65,33 persen,” ujar Nurkholis.

Direktur Bank Mantap, Muhamad Gumilang, menjelaskan sampai dengan September 2017 posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan mencapai Rp 8,72 triliun, meningkat sebesar 108,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu.

Komposisi DPK perseroan masih didominasi oleh deposito yaitu sebanyak 82,3 persen disusul oleh tabungan 17,3 persen dan giro sebesar 0,4 persen. Pada periode yang sama, fee based income Bank Mantap juga tumbuh 309,3 persen menjadi Rp 113,3 miliar secara yoy.

Sementara rasio LDR perseroan berada pada kisaran 85,44 persen dan CAR mencapai 20,73 persen. “Secara keseluruhan, pertumbuhan kinerja perseroan terlihat dari posisi asset yang tumbuh 152,7 persen dibandingkan dengan posisi September tahun lalu dari Rp 5 triliun menjadi Rp 12,65 triliun,” ungkap Gugie.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.