Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Air Keruh Hambat Pencarian Korban Kecelakaan Rafting

Bali Tribune / PENCARIAN – Tim Gabunngan lakukan pencarian korban tenggelam saat rafting.

balitribune.co.id | Gianyar - Pencarian korban yang hanyut dan hilang di Sungai Ayung, Ubud, dalam kecelakaan rafting hingga Selasa (4/10) belum juga ditemukan. Kondisi cuaca hujan dan air sungai yang keruh menjadi kendala Tim SAR gabungan melakukan pencarian. 

Sejak Selasa pagi, Tim SAR gabungan terdiri dari BPBD Gianyar, BPBD Badung, BPBD Provinsi dan Basarnas Bali sudah menyebar di berbagai titik. Terlihat juga keterlibatan tim relawan rescue dan paguyuban rafting Gianyar dan Badung. Tim membagi diri menjadi tiga regu. Regu pertama bergerak dari My Swing Bongkasa menuju selatan Bongkasa. Regu dua di pos Mambal menuju selatan ke arah Denpasar namun masih di wilayah Badung. "Untuk aementara, hingga siang ini masih nihil pergerakan. Kalau sampai sore belum ditemukan, maka besok kami mulai di wilayah Denpasar dari bendungan Oongan sampai pantai Padanggalak," ungkap Kabid Kedaruratan dan Logostim BPBD Gianyar.

Ditambahkan, untuk personel BPBD Gianyar dengan kekuatan penuh, Balawista 25 orang, TRC 20 orang. Satu regu 10 orang BPBD Badung dan 15 orang Basarnas Bali dan regu dari SAR Polda sebanyak 7 orang. Kemudian dari relawan rescue Bali 8 orang, Paguyuban rafting Gianyar-Badung 20 orang. "Untuk perahu karet difasilitasi oleh rafting semua. Life jaket juga dibantu pengelola rafting. Namun petugas sudah lengkap alat.

Meski mendung dan cuaca gerimis, penyelamatan tetap dilakukan sesuai SOP," jelasnya lagi.

Kadis Pariwisata Gianyar I Made Raka berharap penyedia jasa wisata rafting sangat memperhatikan keselamatan dan keamanan bagi peserta rafting. "Karena ini berhubungan dengan alam dan cuaca, bila hujan di hulu segera waspada dan menghentikan aktivitas bila air sungai membesar," harapnya. Sedangkan bila wisatawan sedang dalam keadaan rafting, diharap pemandu dikontak dan segera ke pinggir. "Yang terpenting adalah keselamatan wisatawan, apabila sudah terlanjur membeli tiket, pelaksanaan rafting ditunda sampai kondisi aman," harapnya lagi.

Disebutkan, di Gianyar sendiri terdapat 16 usaha rafting, dimana 14 usaha di Kecamatan Ubud dan 2 Unit di kecamatan Payangan. Dimana ijin usaha rafting dikeluarkan oleh Pemprov Bali termasuk pengawasan dan kelengkapan peralatan.

Kecelakaan bermula saat rombongan ini akan berwisata refting menggunakan jasa Ayung Dewata sekitar pukul 13.30 Wita. Saat itu mereka start di kawasan Banjar Bhagawan, Desa Melingih Kelod, Kecamatan Payangan dengan finish di Hotel Pita Maha, Desa Kedewatan, Ubud. Dalam perjalanan tersebut sempat turun hujan lebat. Diduga karena hujan itu, air tiba-tiba membesar lalu membalikkan perahu mereka. Saat terbalik, mereka terombang-ambing. Ada yang terdampar di kawasan Bongkasa, Badung. Sebab sungai ini membelah Kabupaten Gianyar dan Badung.

"Saat hampir mendekati finish atau sekitar 10 menit lagi, tiba-tiba perahunya terbalik karena air sungai yang tiba-tiba membesar," ujarnya. Sebanyak 11 orang telah ditemukan selamat. Sementara satu orang, Robinaugh Cliford Neil (62) asal Amerika belum ditemukan.

wartawan
ATA
Category

Antusiasme Warga Padati Gilimanuk hingga Hutan Cekik Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.

Baca Selengkapnya icon click

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.