Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Akses dari Ho Chi Minh ke Bali Makin Mudah, Kedatangan Wisman Vietnam Meningkat

Bali Tribune/ MENDARAT - Wisatawan Vietnam sesaat setelah mendarat di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai
balitribune.co.id | Kuta -  Sejumlah maskapai asing dari beberapa negara telah membuka penerbangan langsung ke Bali untuk mempermudah wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke pulau ini. Sebelumnya, 
 
maskapai asal Vietnam (VietJet Air) serta dari Turki (Turkish Airlines), membuka penerbangan langsung ke Pulau Dewata, kali ini maskapai Vietnam Air pun melakukan hal serupa. 
 
Maskapai pembawa bendera Vietnam, Vietnam Airlines, resmi beroperasi menghubungkan Bali (DPS) dengan kota Ho Chi Minh City (SGN) di Vietnam. Pesawat dengan nomor penerbangan VN-641 tersebut mendarat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali pada Minggu (27/10) pukul 15.39 WITA, setelah berangkat dari Bandar Udara Internasional Tan Son Nhat pada pukul 11.19 waktu setempat.
 
Dari data manifest, diketahui bahwa pesawat dengan tipe Airbus A321-200 tersebut mengangkut sejumlah 175 penumpang. Penerbangan yang menempuh jarak 2.360 km ini ditempuh selama 3,5 jam mengudara. 
 
Co. General Manager Commercial PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Rahmat Adil Indrawan, menyatakan bahwa penerbangan ini akan menjadi sebuat hal positif dalam peningkatan pariwisata. “Dengan dibukanya direct flight atau penerbangan langsung ini menjadi sebuah peluang positif dalam meningkatkan hubungan ekonomi antara Indonesia dan Vietnam, khususnya dalam pariwisata antar dua negara ini,” ujarnya.
 
Sementara General Manager Vietnam Airlines Cabang Indonesia, Nguyen Minh Toan, menyatakan bahwa Indonesia merupakan tujuan penting bagi maskapai ini. Tahun lalu, ada lebih dari 100 ribu penumpang Indonesia yang mengunjungi Vietnam, meningkat 8,4% dari tahun 2017. Sementara di tahun 2019 ini, ada 70 ribu penumpang Indonesia yang datang ke Vietnam, naik 20% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. 
 
"Kami menganggap Indonesia sebagai tujuan penting. Sebelumnya, di tahun 2012 kami mengoperasikan rute penerbangan tujuan Jakarta, serta di tahun ini, kami memutuskan untuk membuka rute direct flight dari Bali menuju Ho Chi Minh City, lima penerbangan dalam satu minggu,” tuturnya.
 
Sedangkan Duta Besar Vietnam untuk Indonesia, Pamp Vinh Quang, optimistis bahwa rute baru ini akan memberi dampak positif terhadap kegiatan ekonomi dan pariwisata kedua negara. “Rute baru yang menghubungkan dua kota terpenting dalam bidang ekonomi dan kebudayaan ini, akan berkontribusi terhadap pariwisata dan integrasi ekonomi kedua negara,” ujar Duta Besar Pamp Vinh Quang. 
 
Penumpang asal Vietnam, Evelyne, mengungkapkan kekagumannya akan atmosfer Bali. “ini pengalaman pertama saya datang ke Bali dan saya sangat kagum dengan keindahan dan suasana yang ada di sini. Saya pergi ke sini untuk berlibur, dan saya harap kamu bisa datang ke negara saya juga. Ini pengalaman yang sangat luar biasa,” ucapnya.
 
Dikutip dari data kedatangan wisatawan mancanegara di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, jumlah kedatangan wisatawan asal Vietnam dari tahun 2015 hingga 2018 selalu mengalami pertumbuhan. Pada tahun 2015, tercatat sebanyak 10.393 wisatawan asal Vietnam datang ke Bali. Jumlah tersebut terus bertumbuh, dengan jumlah kedatangan di masing-masing tahun tercatat sebanyak 12.645 jiwa di tahun 2016, 17.199 jiwa di tahun 2017, serta 21.155 wisatawan di tahun 2018. Dengan catatan tersebut, pertumbuhan rata-rata kunjungan wisatawan asal Vietnam ke Bali adalah sebesar 26,9%.
 
Sementara hingga akhir bulan September 2019, catatan kedatangan wisatawan Vietnam adalah sebanyak 28.695 jiwa. Angka ini jauh melebihi catatan di tahun 2018. Jumlah tersebut kemungkinan besar masih akan bertambah, pasalnya tahun 2019 masih menyisakan 3 bulan lagi.
 
Pesawat tersebut kemudian melanjutkan perjalanan dengan rute tujuan Ho Chi Minh City, dengan menggunakan nomor penerbangan VN-640. Pesawat yang berangkat pada pukul 17.26 WITA tersebut mengangkut 73 penumpang. 
wartawan
Ayu Eka Agustini

Bencana di Bangli, Dewan Ingatkan Pemerintah Selektif Salurkan Bantuan

balitribune.co.id | Bangli - Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini menyebabkan terjadi musibah bencana di beberapa titik. Kondisi ini mendapat perhatian kalangan DPRD Bangli. Salah satu anggota DPRD Bangli, I Nyoman Kartika, mengingatkan pemerintah daerah harus berhati-hati dalam menyalurkan bantuan pascabencana. Politisi Partai Golkar ini meminta pemerintah harus memastikan kerusakan yang terjadi. 

Baca Selengkapnya icon click

Geger 'Transfer' Direksi, Bos Perumda Tabanan Kini Duduki Kursi Utama Perumda Pasar MGS Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa telah memutuskan Kompiang Gede Pasek Wedha sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung bersama I Made Anjol Wiguna sebagai direktur umum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pariwisata Bali Harus Mampu Sikapi Perubahan Pasar

balitribune.co.id | Mangupura - Bali Villa Association (BVA) bersama Control Union Indonesia, lembaga sertifikasi independen berstandar global, menggelar talkshow Sustainability for Every Stay bertajuk “Building Future Ready Villas Through Sustainable Hospitality” di Seminyak, Kabupaten Badung, Jumat (23/1). Kegiatan ini membahas tren pariwisata terkini serta pentingnya sertifikasi keberlanjutan bagi akomodasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kisah Agen Wijaya Group dari Toko Pulsa ke Agen BRILink

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah toko produk digital (pulsa) di kawasan Kediri, Tabanan kini menjadi tumpuan layanan keuangan warga sekitar. Berawal dari pemberian fasilitas perbankan, I Putu Ananta Wijaya, pemilik Agen BRILink Wijaya Group berhasil mengembangkan usaha produk digital sekaligus menghidupi keluarga melalui kemitraan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Baca Selengkapnya icon click

Pengurus PHRI Bali 2025-2030 Dikukuhkan, Sekda Dewa Indra Tekankan Kolaborasi Hadapi Tantangan Pariwisata

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa sektor pariwisata Bali saat ini menghadapi berbagai tantangan, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak dapat dihadapi secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan seluruh pelaku industri pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.