Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

AKUBANK - STIE Triatma Mulya, Siapkan Tenaga Terampil di Bidang Keuangan

kopertis
PERESMIAN - Kampus II STIE Triatma Mulya diresmikan pada Rabu (31/1) dihadiri Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat Dr. I Nengah Dasi Astawa Drs.MSi, serta dosen-dosen dan mahasiswa.

BALI TRIBUNE - Salah satu dari enam profesi yang kini dicari di era masyarakat ekonomi ASEAN, adalah tenaga terampil dalam bidang keuangan. Itulah sebabnya, Kampus AKUBANK yang berdiri sejak tahun 2014, terus konsisten untuk meluluskan peserta didik yang sanggup memenuhi kebutuhan industri.

Kurikulum pembelajaran di Kampus AKUBANK, mahasiswanya tidak hanya dibekali dengan Professional Skills (ilmu akademik di kelas) namun juga Kecakapan Hidup (Life Skills) dan Financial Literacy (Keterampilan untuk mengatur keuangan). Dan untuk memberikan kualifikasi lulusan yang lebih lengkap, kampus yang didirikan oleh Alex P Chandra (Pendiri BPR Lestari, bank perkreditan rakyat no 2 terbesar nasional) juga membekali mahasiswanya dengan berbagai pelatihan.

Seperti Brevet A dan B (ilmu perpajakan), Mini A dan B (Simulasi perbankan dengan core banking yang di support oleh BPR Lestari) serta 8 workshop untuk mengasah kecakapan mereka dalam memasuki dunia kerja, seperti Service Excellence, Interpersonal Skill, Presenting Your Professional Image, Financial Planning dan sebagainya. Semua program inilah yang menjadikan lulusan di kampus AKUBANK mampu bersaing di ketatnya era industri saat ini.

Dan di awal tahun 2018, untuk memberikan lebih banyak alternatif pengembangan diri bagi mahasiswanya, maka AKUBANK, lewat program Business School, menggelar Double Program, pendidikan Strata 1 (S1) dan Magister Management (S2) yang dilengkapi dengan pelatihan keahlian dari AKUBANK. Program ini bisa terselenggara, karena kampus AKUBANK yang berlokasi di Jalan Dewi Madri III Sumertha Klod Denpasar, resmi menjadi kampus II STIE Triatma Mulya, yang pada Rabu (31/1).

STIE Triatma Mulya adalah lembaga pendidikan tinggi ilmu ekonomi yang telah berdiri sejak tahun 1999. Dengan program studi Akuntansi dan Magister Manajemen, yang sudah terakreditasi. “Kami berusaha untuk menyediakan opsional solusi untuk karir anak-anak bangsa, melalui beberapa jenjang program studi, dan memiliki visi dan misi yang jelas untuk membuat hidup mereka lebih signifikan,” ujar Ketua STIE Triatmamulya Dr. I Ketut Putra Suarthana, MM., Phd, dalam kesempatan tersebut.

 “Dengan dijadikannya gedung AKUBANK sebagai Kampus II STIE Triatma Mulya, maka calon mahasiswa bisa memiliki banyak pilihan, apakah hendak mengambil kuliah di program studi 1 dan 2 tahun di AKUBANK, atau mengambil program Strata 1 di STIE Triatma Mulya. Dan bagi mereka yang mengambil program Strata 1, akan mendapatkan ijasah S1 dari Dikti dan gelar Sarjana Ekonomi, juga kompetensi yang disediakan,” ujar Alex P Chandra.

wartawan
Arief Wibisono
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.