Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Arya Wibawa Hadiri HUT LPD Kesiman

Bali Tribune/Wawali Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri HUT Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Kesiman yang ke-30 bertempat di Kantor LPD setempat, Selasa (4/5).

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri HUT Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat  Kesiman yang ke-30 bertempat di Kantor LPD setempat, Selasa (4/5).
 
Hadir juga pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar I Gst Ngurah Gede, Sekretaris Camat Denpasar Timur, I Made Tirana, Ketua LPD Desa Kesiman I Wayan Rayun, Bendesa Adat Kesiman, Ketut Wisna, Lurah Kesiman, Prebekel beserta pihak terkait lainnya.
 
Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan keberadaan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Bali sebagai lembaga perekonomian desa telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.  Begitu juga di Kota Denpasar keberadaan LPD memiliki peranan dan manfaat bagi pembangunan sebuah desa adat.
 
“LPD memberi banyak manfaat dalam kegiatan sosial dan budaya, apalagi hal ini ditunjang dengan berbagai inovasi,  dimana merupakan langkah kreatif dan inovatif pengembangan LPD di era modern saat ini,” ujarnya.
 
Arya Wibawa mengatakan, sangat bangga kepada LPD Desa Kesiman karena setiap tahunnya selalu memiliki sebuah inovasi dalam memajukan LPD maupun kesejahteraan masyarakat Kesiman. Meskipun di masa pandemi saat ini LPD Kesiman masih mampu eksis dan berinovasi memajukan perekonomian masyarakat.
 
“ Kami sangat bangga melihat berbagai kreativitas dan inovasi yang dilakukan di LPD Kesiman seperti Anjungan Tunai Mandiri ( ATM ), e Samsat, berbagai aplikasi lainnya. Tentunya kedepan sinergi seperti ini wajib dilakukan sehingga kemajuan LPD di Kota Denpasar khususnya lebih meningkat lagi," harapnya.
 
Sementara Ketua LPD Desa Kesiman I Wayan Rayun mengatakan, tujuan dilaksanakan perayaan HUT ini juga sekaligus memaparkan kinerja dari tahun ke tahun yang hingga saat ini LPD Desa Adat Kesiman dalam kondisi sehat. 
 
"Tentu kita bersyukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, mudah-mudahan apa yang kita raih tetap bisa konsisten," ungkapnya sembari mengatakan tujuan dari terselengaranya kegiatan ini juga untuk berdoa bersama agar kedepan LPD Desa Adat Kesiman bisa survive walau di tengah pandemi. 
 
Terkait dengan kondisi LPD Desa Adat Kesiman secara umum, Rayun mengatakan pandemi memberi pengaruh terhadap kinerja LPD yang secara umum mengalami penurunan hingga 28 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya, sebelum pandemi covid-19.
Namun, Rayun menjelaskan dari sisi pencapaian keuntungan (laba) LPD Desa Adat Kesiman mampu meraih peringkat tertinggi se-Bali. Adapun aset yang dikelola LPD Desa Adat Kesiman saat ini telah mencapai Rp315 miliar, kredit yang disalurkan mencapai Rp174 miliar dan dana pihak ketiga (DPK) yang mampu dihimpun mencapai Rp262 miliar.
 
Bendesa Adat Kesiman dalam sambutannya, mengucapkan terimakasih kepada pengurus, pengawas serta staf karyawan LPD Kesiman atas kinerjanya selama ini, meski di tengah pandemi Covid-19 tetap bisa berjalan dengan baik. 
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Antusiasme Warga Padati Gilimanuk hingga Hutan Cekik Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.

Baca Selengkapnya icon click

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.