Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

AWK Dipukul Pendemo

Bali Tribune / Demo di Kantor DPD RI Bali Jalan Cok Tresna Renon Denpasar, Rabu (28/10).
balitribune.co.id | DenpasarAnggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Bali, Arya Wedakarna (AWK) dipukul pendemo saat berlangsungnya demo di Kantor DPD RI Bali Jalan Cok Tresna Renon Denpasar, Rabu (28/10). Kejadian tersebut terekam video singkat yang beredar dan diunggah melalui akun instagramnya; @aryawedakarna dengan caption “AWK dianiaya oleh pendemo di Kantor DPD RI Bali”.
 
Informasi yang berhasil dihimpun Bali Tribune mengatakan, massa mengatasnamakan Shandi Murti berjumlah sekitar 30 orang berorasi di luar pagar. Mereka kemudian dipersilahkan masuk ke Kantor DPD RI untuk berdialog dengan Komite I Bidang Hukum AWK. Namun dialog yang ditawarkan AWK ditolak. Melihat massa tetap berorasi, menghina dan menghujat, AWK turun ke halaman dan mempersilahkan pendemo masuk ke kantornya. Saat menemui peserta demo itulah, AWK tiba-tiba menapatkan pukulan diduga dari dua peserta demo. Saat kejadian tersebut juga ada aparat kepolisian dan petugas keamanan. Atas kejadian tersebut, ia melaporkan ke Polda Bali dan melakukan visum terkait penganiayaan. Namun Kabid Humas Polda Bali Kombespol Syamsi belum memberikan jawaban. "Saat AWK menemui pendemo itulah, dia dipukul oleh sekitar dua orang pendemo," ungkap seorang petugas.
 
Sebelumnya viral video AWK yang dianggap mengajak masyarakat untuk tidak fokus bersembahyang kepada leluhur, tetapi ke Sanghyang Widhi. Dalam video tersebut, AWK menyinggung soal Pura Dalem Ped yang terletak di Nusa Penida, dimana Batara yang berada di dalam pura tersebut bukanlah dewa, namun makhluk suci.
 
“Kami disini sangat kecewa kepada Wedakarna atas statement yang disampaikan kemarin dalam videonya. Melecehkan Ratu Gede Mecaling, sehingga masyarakat Nusa Penida sangat marah dan kami sangat kecewa dengan pernyataan Wedakarna tersebut. Tolong Wedakarna segera datang ke Nusa Penida dan meminta maaf sama masyarakat Nusa Penida, itu poinnya,” ujar Nengah Jana dari Nusa Penida.
 
Sesepuh Sandi Murti I Gusti Ngurah Harta (Turah) menjelaskan bahwa kedatangan orang-orangnya tersebut ke Kantor AWK merupakan undangan dari AWK sendiri yang mengajak untuk berdialog. "Kita memang tidak kasih anak-anak dialog. Kami kesana hanya ingin demo dan orasi supaya mendengarkan uneg-uneg masyarakat Bali. Sebab masyarakat Bali sangat tersinggung sekali dengan pelecehan-pelecehan simbol-simbol yang dipuja oleh masyarakat Bali,” ungkapnya.
 
Pihak Sandi Murti sendiri enggan berdialog karena memang bukan untuk kompromi. Terkait adanya pemukulan tersebut, diakui Turah karena masyarakat terpancing oleh sikap AWK yang mengepalkan tangan ke arah mereka.
wartawan
Bernard MB.
Category

Polda Bali Kerahkan 5 Truk Logistik untuk Korban Bencana NTT 

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana alam di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengiriman bantuan ini bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Enam Napi Lapas Tabanan Langsung Bebas Usai Terima Remisi HUT RI

balitribune.co.id I Tabanan – Sebanyak enam di antara ratusan warga binaan Lapas Kelas II B Tabanan langsung bebas usai menerima remisi HUT Kemerdekaan RI Ke-81 pada Senin (17/8/2026).

Penyerahan remisi itu dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya kepada dua perwakilan warga binaan saat upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81.

Baca Selengkapnya icon click

Karista Merasa Plong Usai Jadi Pembawa Baki Paskibraka Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan – Ni Putu Karistayanti, siswi SMAN 2 Tabanan, mengaku merasa lega atau "plong" setelah sukses menjalankan tugas utamanya sebagai pembawa baki dalam Paskibraka pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81 di Lapangan Alit Saputra, Tabanan, pada Senin (17/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bunga Cempaka Putih Jadi Maskot Busana Adat Bali di Jembrana

balitribune.co.id I Negara - Bunga Cempaka Putih resmi dicanangkan sebagai maskot daerah dalam berbusana adat Bali di Kabupaten Jembrana, Jumat (14/8/2026). Pencanangan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas budaya sekaligus mengenalkan kekayaan hayati daerah agar semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, terutama generasi muda.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.