Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ayah dan Anak Kandung yang Dihamilinya Menghilang

illustrasi
Illustrasi

Amlapura, Bali Tribune

Setelah ditundung (diusir) oleh desa, keberadaan SMB (50) ayah yang menghamili anak kandungnya hingga melahirkan, di Desa Ban Kubu, belum diketahui keberadaannya. Pasalnya, SMB selain pergi meninggalkan desa bersama anaknya yang dihamilinya sampai melahirkan itu, juga mengajak dua putri kembarnya yang masih berusia 10 tahun, sehingga banyak pihak utamanya LSM pemerhati perempuan dan anak di Karangasem mengkhawatirkan kelakuan bejat SMB itu akan menimpa kedua putri kembarnya yang masih di bawah umur.

Masih ingat kasus perempuan di bawah umur yang ditemukan tewas di cubang di Dusun Perasan, Desa Ban, Kecamatan Kubu, beberapa tahun lalu? Bocah perempuan yang tewas tersebut menjadi korban pencabulan SSN kakak kandungnya sendiri dan pelakunya sudah divonis dan sekarang sudah bebas setelah menjalani hukuman. Ternyata SNT, kakak perempuan bocah malang yang meninggal tersebut juga menjadi korban pencabulan dari SMB yang tak lain adalah ayah kandungnya sendiri. Bahkan SNT sampai hamil dan melahirkan.

Perbuatan bejat SMB yang menghamili anak kandungnya sendiri, membuat warga di dusunnya geram. Melalui paruman adat, SMB dan anak yang dihamilinya itu ditundung atau diusir dari desa. “Yang bersangkutan (SMB bersama anak kandung yang dihamilinya itu,red)  ditundung desa pada Maret 2016 lalu,” kata Made Rusmini, Ketua Harian P2TP2A Karangasem.

Setelah sebulan pergi, SMB kembali pulang untuk mengambil anak perempuan kembarnya, yakni Kadek KB dan Komang KB yang masih berusia 10 tahun untuk ikut diajak pergi dari desa.

 Menurut Made Rusmini, pihaknya khawatir dengan kelakuan SMB yang tega menghamili anak kandungnya sampai hamil dan melahirkan tersebut, SMB bisa saja mencabuli dua putri kembarnya yang masih berusia 10 tahun, sehingga sampai saat ini pihaknya terus berusaha melacak keberadaan dua anak kembar tersebut. “Itulah yang kami khawatirkan! Jangan sampai dua anak kembar itu menjadi korban pencabulan SMB,” kesahnya dengan nada khawatir.

 Sebenarnya pihaknya sangat berharap SSN bisa melaporkan hal itu ke Polsek Kubu, agar kedua adik kembar yang dibawa ayahnya itu bisa ditemukan. Namun sayang, setelah menjalani proses hukum hingga dipenjara itu membuat SSN trauma dan takut bertemu dengan polisi. Sehingga SSN belum mau melapor ke Polsek Kubu. “Kami berharap polisi dan warga bisa segera menemukan keberadaan dua anak kembar itu sehingga bisa kita selamatkan agar jangan menjadi korban pencabulan,” sebutnya.

Pihaknya sudah dua kali berkoordinasi dengan Perbekel Ban, dan pihak desa pun sudah sempat berusaha melacak keberadaan SMB dan ketiga putrinya itu, bahkan sampai ke wilayah Suter Kintamani namun tidak ditemukan.

wartawan
redaksi
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.