Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bali akan Buat MOU dengan Jatim

harga barang
RAKOR - Rapat Kordinasi Dinas Hubinfokom Provinsi Bali dengan steak holder terkait di UPT Jembatan Timbang Cekik Selasa (17/5).

Negara, Bali Tribune

Setelah pihak UPT Jembatan Timbang (JT) Cekik kewalahan dengan berbagai dampak atas pemberlakukan dan penerapan aturan tonase yang dirasakan tidak optimal, pihak Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Hubinfokom) Provinsi Bali berencana akan menerapakan strategi baru yang dirasakan jauh lebih ampuh dalam penertiban dan penindakan kelebihan muat.

Dalam rapat strategi penanganan pelanggaran lebih muat angkutan barang di UPT JT , Selasa (17/5), yang dihadiri steak holder terkait dari Pemrov Bali, Polda Bali dan Pemkab Jembrana, Kepala Dinas Hubinfokom Provinsi Bali I Ketut Artika menyatakan pihaknya setelah berkordinasi dengan Jembatan Timbang yang ada di Jawa, pihaknya akan membuat MoU dengan Pemprov Jawa Timur. Dalam MoU yang natinya melibatkan Pemrop Bali, Pemkab Jembrana dan Pemprov Jawa Timur serta ASDP dan GASDAP itu akan diatur pencegahan terhadap truk kelebihan muat dari dan ke Bali dengan toleransi 25 persen seperti dalam Perda Provinsi Jawa Timur.

Kabid Perhubungan Darat, Stenly, dalam pemaparannya menyebutkan tawaran strategi itu nantinya dilakukan dengan pemberian sticker terhadap truk yang masuk jembatan timbang baik di Bali maupun di Jawa Timur dengan menempatkan personil di jembatan timbang Watu Dodol, Banyuwangi. Stiker itu nantinya masing-masing berwarna hijau bagi kendaraan truck tidak melebihi tonase dan sticker merah bagi truk yang melebihi toleransi tonase 25 persen.

Bagi truk yang dipasangi stiker merah itu makasecara otomatis dilarang untuk keluar maupun masuk Bali, begitupula jika ada pihak yang meloloskannya akan ada sanksi yang terintergrasi sesuai kewenangan masing-masing serta ada resiko masing-masing pihak yang harus ditanggung.

Kasubdit Gakum Polda Bali AKBP A Muzayin menyatakan perlunya koordinasi menyeluruh antara pihak-pihak terkait sesuai kewenangan masing masing terkait pemberlakuan tonase ini. Pihak-pihak terkait harus bergerak bersama sehingga lamakelamaan aturan ini akan berjalan sesuai yang diinginkan bersama. Saat ini sangat diperlukan infrastruktur berupa lapangan parkir dan penampungan barang di Gilimanuk.

Sekretaris Dinas Hubkominfo Kabupaten Jembrana I Putu Widarta menyebutkan, awalnya pihaknya mengusulkan terminal kargo diareal yang ada disekitar UPT JT Cekik. Kini usulannya itu masih di Kementerian Perhubungan dan belum turun. Sehingga saat ini areal yang cukup luas itu akan dibuat parkir.

Kasat Pol PP Provinsi Bali Sukadana menyatan bongkar muat barang di tempat parkit itu nantinya bisa menciptakan take and give oleh Pemkab Jembrana. Ia juga menyebutkan, saat kepemimpinan Gubernur Bali Dewa Brata sudah ada MoU yang dibuat oleh Pemprov Bali dan Pemrov Jatim sehingga juga harus diperhatikan jika perlu hanya ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama. Terkait tonase menurutnya sebenarnya ada tiga pihak yang berkepentingan yaitu pengusaha, pemilik jasa transport dan penyeberangan sehingga segera ada upaya-upaya jangka pendek.

Biro Hukum Setda Provinsi Bali Made Wahyuni mengatakan MoU yang akan dibuat nantinya juga subjeknya jelas dan lengkap, dikaji entitas-entitas yang telibat seperti Lurah Gilimanuk jug harus masuk karena jalan perkampungan kini sudah rusak, begitupula objeknya dan ruang lingkup kerjasama sehingga MoU yang isinya kesepakatan yang ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama sedapat mungkin bisa menjadi efektif.

Agar tidak muncul masalah hukum dari MoU harus tercantum seluruh dasar-dasar hukum dari pihak-pihak yang terlibat. Terkait dengan adanya Perda Jatim yang kini disharmonis dengan PP dan berbeturan dengan kondisi riil di Bali pihaknya mengusulkan harus secepatnya dibawa kekemeterian terkai seperti Kemendagri dan Kemenhub.

IB Narendra dari Dinas PU Provinsi Bali menyatakan harus ada efek jera dengan memaksimalkan sanksi karena selama ini kerugian yang ditimbulkan akibat kelebihan muat jauh lebih mahal dibandingkan dengan peningkatan harga barang yang terjadi. Ditegaskannya biaya pembangunan jalan sangat tinggi sehingga juga harus menjadi perhatian semua pihak.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Tokoh Adat Desa Subaya Tewas Terperosok ke Jurang Saat Cari Kayu Bakar

balitribune.co.id | Bangli - Nasib tragis menimpa Jro Bau Wayan Asung (75), seorang tokoh masyarakat asal Banjar/Desa Subaya, Kecamatan Kintamani, Bangli. Pria yang menjabat dalam struktur kepemimpinan adat Ulu Apad tersebut ditemukan meninggal dunia setelah terperosok ke jurang sedalam kurang lebih 75 meter saat mencari kayu bakar di kawasan hutan setempat, Sabtu (8/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pelaku UMKM Berharap Semakin Banyak Event untuk Ajang Promosi Produk Perajin Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Bali kerap mempromosikan produknya pada gelaran kegiatan atau event-event yang menghadirkan banyak pengunjung seperti pameran UMKM. Setiap event pameran UMKM yang digelar pemerintahan maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pelaku UMKM mendapatkan kesempatan untuk mengenalkan produknya. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Residivis Pembobol Warung di Klungkung Diringkus di Banyuwangi

balitribune.co.id | Semarapura- Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klungkung berhasil membekuk seorang residivis kasus pencurian berinisial L (32) yang nekat membobol warung milik warga di Jalan Galang Sanja, Dusun Kanginan, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung. Terduga pelaku asal Jember, Jawa Timur, tersebut ditangkap tanpa perlawanan di tempat persembunyiannya di wilayah Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi”, Dukung UMKM dan Salurkan Bantuan untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Negara - Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” resmi digelar di Kabupaten Jembrana, Jumat (7/8/2026). Kegiatan yang digelar Gedung Kesenian Ir. Soekarno ini memadukan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan aksi sosial tersebut mendapat antusiasme tinggi dan mencatat nilai transaksi mencapai Rp672.733.200.

Baca Selengkapnya icon click

GIPI Bali Harap Proyek PFII di Bali Membawa Manfaat Ekonomi bagi Masyarakat Lokal

balitribune.co.id | Denpasar - Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali atau Bali Tourism Board (BTB) berharap segala program pemerintah pusat yang bertempat di Bali membawa dampak positif bagi masyarakat lokal. "Program pemerintah ini (Bali sebagai Pusat Finansial Internasional Indonesia/PFII) harus berguna buat masyarakat jangan sampai kita tertinggal," ucap Ketua GIPI Bali/BTB, Ida Bagus Agung Partha Adnyana di Denpasar, Sabtu (8/8).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.