Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bali Mulai Recovery

Bali Tribune / Kepala OJK KR 8 Bali Nusra, Kristrianti Puji Rahayu (kiri) bersama Direktur Pengawasan LJK OJK KR 8 Bali Nusra, Ananda R. Mooy.

balitribune.co.id | Badung - Di sela kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang bertajuk “Sinergi Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan (LPIP) dan Innovative Credit Scoring (ICS) dalam Mendorong Peningkatan Inklusi Keuangan” di Nusa Dua, Kamis (16/3), Kepala OJK KR 8 Bali Nusra, Kristrianti Puji Rahayu, berharap diskusi kali dapat menghasilkan suatu kesepakatan dan menyampaikan pesan strategis untuk meningkatkan peran credit scoring dalam mempromosikan inklusi keuangan.

“Atas nama OJK, saya mengucapkan selamat datang di Bali, salah satu dari pulau yang paling indah di Indonesia. Pagi yang cerah di Bali ini merepresentasikan ekonomi Bali, yang sudah sukses menghadapi badai, setelah tiga tahun Bali berjibaku dengan pandemi Covid-19,” ujarnya. 

Lantas Puji Rahayu begitu kerap disapa menyampaikan, umumnya pertumbuhan ekonomi Bali di atas angkat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tetapi, ketika pandemi Covid-1 menghantam Bali, pertumbuhan ekonomi Bali berada di bawah angka Indonesia. Pandemi memperlambat ekonomi di hampir seluruh bagian di dunia, yang berdampak terhadap kunjungan wisatawan asing ke Bali sejak 2020.

Lebih lanjut, pada kuartal kedua 2020, Bali menyentuh angka terendah dalam pertumbuhan ekonomi, hingga menyentuh -12,39%. Tetapi, orang bijak mengatakan, “Pasti ada cahaya di ujung sebuah terowongan”. 

“Setelah KTT G20 sukses digelar pada kuartal ketiga 2022, performa ekonomi Bali menunjukkan tren positif pada kuwartal keempat 2022,” kata Pemimpin Perempuan Pertama OJK KR 8 Bali Nusra, ini. 

Diuraikan, pertumbuhan ekonomi Bali menyentuh angka 6,61%, lebih tinggi dari Indonesia yang hanya berada pada angka 5,01%. Astungkara, Bali mulai mengalami recovery. Pertumbuhan ekonomi ini disebabkan beberapa program utama hasil kolaborasi dengan pemangku kepentingan, seperti kementerian, pemerintah, organisasi, industri keuangan, termasuk juga transformasi digital. Bersama, kita ciptakan ekonomi yang lebih resilient.

Apa yang disampaikan Puji Rahayu merujuk pada Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2022, indeks literasi keuangan mengalami peningkatan dari 38,03% pada 2019 ke 49,68% pada 2022, juga indeks inklusi keuangan ikut meningkat dari 76,19% pada 2019 menjadi 85.19% pada 2022. 

“Meski mengalami peningkatan, akses terhadap sumber-sumber keuangan masih menjadi isu yang perlu dipecahkan. Salah satu alasan utama dari hal ini adalah peminjam tidak memiliki cukup data untuk mengakes kelayakan kredit konsumen mereka,” tuturnya.

Secara global katanya, sekitar 1,7 juta orang dewasa tidak memiliki rekening bank atau institusi keuangan lainnya dan hanya mengandalkan uang kertas (World Bank, 2017). 

“Mereka, yang sebagian besar tidak memiliki identitas keuangan, tidak menghasilkan data finansial yang lengkap. Banyak dari mereka tinggal di negara yang sedang berkembang, permasalahan mengenai data konsumen juga dialami negara maju,” imbuhnya.

Iapun mencontohkan, di Amerika Serikat, hampir 50 juta orang dewasa tidak atau hanya memiliki sedikit riwayat kredit untuk menghasilkan kredit skor konvensional (CFPB, 2016). Pengakuan bahwa masalah data ini tidak dapat dipecahkan dalam sistem keuangan tradisional telah membuat para praktisi, regulator, pembuat kebijakan, dan akademis untuk melihat potensi sumber data alternatif yang menjangkau lebih banyak individu, yang sebagian besar para non-finansial, untuk melihat kelayakan kredit mereka.

“Tentu kegiatan kali ini akan mendiskusikan peningkatakn inklusi keuangan melalui sinergi dengan innovative credit scoring dan Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan untuk membantu mereka yang tidak dapat dijangkau bank untuk mendapatkan kredit dari penyedia jasa keuangan, mendorong bisnis mereka untuk berkembang lebih jauh,” katanya.

Tentu OJK berharap kolaborasi dalam transformasi digital industri fintech dan sektor penyedia keuangan digital, yang dapat menjadi ujung tombak pemulihan ekonomi nasional. Transformasi ditigal harus mampu mempromosikan pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk mendorong sektor mikro melalui platform digital, terutama mentransformasi UMKM menjadi UMKM digital.

“Saya sangat bahagia dengan kehadiran hadirin bersama kami hari ini, dan kami berharap diskusi ini akan menjadi informative, menarik, dan mengesankan bagi semua pihak untuk bertukar ide, mendiskusikan isu-isu krusial, dan belajar dari pengalaman satu sama lain,” harapnya, serya berujar, kami percaya bahwa acara hari ini akan menjadi kesempatan emas untuk terhubung, berjejaring, dan membangun relasi dengan orang-orang hebat yang memiliki passion yang sama dan komitmen untuk pertumbuhan finansial.

wartawan
ARW
Category

Pariwisata Bali Harus Mampu Sikapi Perubahan Pasar

balitribune.co.id | Mangupura - Bali Villa Association (BVA) bersama Control Union Indonesia, lembaga sertifikasi independen berstandar global, menggelar talkshow Sustainability for Every Stay bertajuk “Building Future Ready Villas Through Sustainable Hospitality” di Seminyak, Kabupaten Badung, Jumat (23/1). Kegiatan ini membahas tren pariwisata terkini serta pentingnya sertifikasi keberlanjutan bagi akomodasi.

Baca Selengkapnya icon click

Kisah Agen Wijaya Group dari Toko Pulsa ke Agen BRILink

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah toko produk digital (pulsa) di kawasan Kediri, Tabanan kini menjadi tumpuan layanan keuangan warga sekitar. Berawal dari pemberian fasilitas perbankan, I Putu Ananta Wijaya, pemilik Agen BRILink Wijaya Group berhasil mengembangkan usaha produk digital sekaligus menghidupi keluarga melalui kemitraan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengurus PHRI Bali 2025-2030 Dikukuhkan, Sekda Dewa Indra Tekankan Kolaborasi Hadapi Tantangan Pariwisata

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa sektor pariwisata Bali saat ini menghadapi berbagai tantangan, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak dapat dihadapi secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan seluruh pelaku industri pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click

Kabar Duka dari Negeri Jiran, Mahasiswa Asal Yehembang Meninggal Saat Program Magang

balitribune.co.id | Negara  - Seorang mahasiswa asal Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, I Made Brata (22), dilaporkan meninggal dunia saat menjalani program magang di Malaysia pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 00.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kanwil DJP Bali Limpahkan Tersangka Kasus Pajak ke Kejari Denpasar, Negara Rugi Hampir Rp1 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali resmi melimpahkan tersangka tindak pidana perpajakan berinisial DS beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Denpasar. Pelimpahan tahap II tersebut berlangsung di Kantor Kejari Denpasar, Selasa (20/1).

Baca Selengkapnya icon click

Sinergi OJK, BPS, dan LPS Siapkan SNLIK 2026, Petakan Literasi Keuangan Hingga Pelosok

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya memetakan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Bali memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi mematangkan persiapan pelaksanaan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2026 dengan cakupan wilayah yang diperluas hingga seluruh kabupaten/kota di Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.