Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BBTF 2024 Mempromosikan Usaha Pariwisata Berkelanjutan

Bali Tribune / Pameran pariwisata berskala internasional di Nusa Dua, Badung

balitribune.co.id | DenpasarPelaku pariwisata Bali mengakui hingga saat ini kondisi pariwisata di pulau ini belum pulih sepenuhnya dari imbas pandemi Covid-19. Berbagai upaya dilakukan untuk mengembalikan kegiatan kepariwisataan di Pulau Dewata seperti sebelum terjadinya wabah global tersebut. 

Salah satunya adalah dengan kembali menggelar pameran pariwisata berskala internasional yakni Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) yang diselenggarakan setiap tahun di Nusa Dua Kabupaten Badung. Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (Asita), Putu Winastra mengatakan, BBTF yang merupakan satu-satunya kegiatan promosi pariwisata berskala international yang dimiliki Indonesia saat ini, dimana lahirnya adalah di Bali melalui Asita Bali. 

"Jadi kita patut berbangga untuk hal ini, dimana pemerintah dan seluruh stakeholder pariwisata wajib untuk mendukung event bergengsi ini. Per 16 April 2024 sudah ada 200san pembeli dari luar negeri," katanya di Sanur, Denpasar, Rabu (17/4).

Ratusan pembeli tersebut berasal dari operator tur luar negeri yang telah membawa turis mancanegara ke Bali. 

Pada BBTF ke-10 tahun ini yang akan diselenggarakan pada tanggal 12-14 Juni 2024 yang akan datang dan mengusung tema “Exploring and Experiencing Sense of Indonesia's Beauty” yang bertujuan untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan wisata utama dengan menyoroti beragam atraksi wisata, mempromosikan usaha pariwisata berkelanjutan, dan membina kolaborasi dalam memajukan industri pariwisata Indonesia dan Bali sebagai jendela pariwisata Indonesia.

"Sekali lagi kami berharap semua pihak secara sustain mendukung BBTF event kebanggaan bangsa, BBTF bisa eksis sampai dengan hari ini tidak bisa berjalan sendiri, membutuhkan konsistensi, kolaborasi dan dukungan semua pihak sehingga BBTF semakin kuat dan semakin besar," katanya. 

Lebih lanjut Winastra mengatakan, pertumbuhan pesat industri pariwisata juga dihadapkan pada kenyataan keras akan dampaknya terhadap lingkungan, masyarakat, dan budaya sendiri. Kebutuhan akan praktik pariwisata berkelanjutan belum pernah sebesar ini. Menjadi pelopor dalam pariwisata berkelanjutan membutuhkan upaya bersama dari semua pihak yang terlibat. 

"Ini meminta perubahan pola pikir, komitmen terhadap praktik yang bertanggungjawab, dan visi untuk masa depan di mana pariwisata berkembang seiring dengan alam dan masyarakat.

Kita memiliki kesempatan dan tanggungjawab unik untuk membuka jalan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan. Kita harus memperjuangkan inisiatif yang mengutamakan konservasi lingkungan, mendukung komunitas lokal, dan melestarikan warisan budaya, serta berkolaborasi dengan berbagai pihak, dan memperjuangkan kebijakan yang mendukung pariwisata berkelanjutan yang berkualitas," imbuhnya.

wartawan
YUE

Jatiluwih Festival 2026 Padukan Olahraga Lari dan Budaya Tani

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen DTW Jatiluwih meluncurkan strategi promosi unik dengan mengolaborasikan aktivitas pertanian, keindahan alam, serta olahraga lari dalam ajang Bali Tourism Run pada 20-21 Juni 2026 mendatang.

Event perdana ini merupakan bagian dari Jatiluwih Festival 2026 yang untuk pertama kalinya resmi masuk dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Galungan dan Kuningan, Satgas Polda Bali Cek Harga Pangan

balitribune.co.id I Denpasar - Setelah umat Islam merayakan Idul Adha dan umat Buddha memperingati Waisak, masyarakat Bali kini bersiap menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan. Momentum keagamaan yang sarat makna ini biasanya diikuti peningkatan kebutuhan bahan pokok penting (Bapokting), mulai dari beras, telur, minyak goreng, gula, kedelai, cabai, bawang, hingga daging.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Pastikan Jalan Lingkar Barat dan Jalan Tembus Unud-Ungasan Berproses

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kuta Selatan guna mengatasi persoalan kemacetan yang semakin meningkat, khususnya di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK).

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat menghadiri puncak Karya Nyawa Wedana Utama di Wantilan Nusa Bangsul, Desa Adat Ungasan, Kuta Selatan, Minggu (31/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.