Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Belum Berizin, Galian C di Kelating Ditutup

Satpol PP Provinsi Bali bersama Satpol PP Kabupaten Tabanan menutup galian batu padas di Banjar Dauh Jalan, Desa Kelating, Kerambitan, Tabanan, Kamis (09/03/2017). (jin)

Tabanan, Bali Tribune

Satpol PP Provinsi Bali bersama Satpol PP Kabupaten Tabanan, Kamis (09/03/2017), menutup sementara galian batu padas di Banjar Dauh Jalan, Desa Kelating, Kerambitan, Tabanan yang sudah menimbulkan korban jiwa.

Kasatpol PP Provinsi Bali, I Made Sukadana, mengatakan, setelah melihat situasi di galian tersebut pihaknya menentukan sikap dengan menutup sementara sampai pemilik memperoleh izin. “Dan sebelum mengurus izin ke Dinas Perijinan Provinsi Bali tentu perlu kajian, apakah lokasi ini merupakan wilayah pertambangan sesuai RTRW,” ujarnya.

Ditambahkan Sukadana, tahapan pengurusan izin menggunakan Pergub Nomor 6 Tahun 2016 tentang perizinan usaha pertambangan batuan karena saat ini Perda untuk galian C masih digodok. Ia pun meminta pihak desa untuk memfungsikan Linmas guna mengawasi galian tersebut agar tidak ada aktifitas sampai bisa memperoleh izin.

Sementara itu, Kasatpol PP Tabanan, I Wayan Sarba, mengatakan, selama ini Tabanan belum memiliki perda tentang galian sehingga sulit melakukan penindakan. “Tetapi kami sudah pernah masuk ketika ada keluhan dari masyarakat tentang kebisingan mesin di galian itu. Dan, saat itu pemilik sudah kami berikan peringatan dan terguran,” ujarnya.*

wartawan
Komang Arta Jingga
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.