Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Berusaha Bangkit di Masa Pandemi, Pelaku UMKM Buat Produk Unik

Bali Tribune / BUATAN IMKM - Jam tangan kayu buatan UMKM laku di pasar internasional

balitribune.co.id | Mangupura – Kendati terkena imbas pandemi Covid-19, tidak menghentikan kreativitas pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM)  untuk terus berinovasi. Hal tersebut dilakukan oleh salah seorang UMKM yang memproduksi jam tangan berbahan baku dari kayu. 

Karya dari ide kreatif ini berhasil menarik minat konsumen luar negeri, sehingga mampu membangkitkan geliat ekonomi UMKM lokal. Jam merupakan salah satu kelengkapan fashion yang wajib dimiliki siapa saja. Selain fungsi utamanya untuk menunjukkan waktu, jam juga bisa menjadi simbol selera fashion dari seseorang yang kini sudah banyak tersedia dari berbagai macam model.

Pelaku usaha jam tangan kayu, Harizal di Kuta, Badung beberapa waktu lalu mengatakan ketertarikannya terhadap pembuatan jam kayu ini dilatarbelakangi dari pendidikan dan keterampilannya sebagai desain interior, yang kerap menggunakan bahan baku kayu untuk pembuatan produk. Sejak saat itu, produksi jam tangan kayu yang dibuat dengan variasi desain dan tipe yang beragam ini mulai diminati sebagai suvenir, hingga berhasil menarik minat konsumen dari luar negeri.

Jam tangan kayu yang desain unik dan tampak elegan dijual kisaran harga antara Rp 325 ribu sampai Rp 500 ribu. "Pemasaran produk ini biasanya dari teman ke teman maupun di pameran yang ada di mal," ucapnya. 

Ia mengaku mengalami kesulitan dari sisi modal ketika menerima pesanan yang lumayan banyak datang dari kliennya di luar negeri. "Biasanya saya cukup kesulitan menerima pesanan langsung dari luar negeri dalam jumlah yang relatif banyak karena produksi masih terbatas," ungkap Harizal. 

Produksi jam tangan kayu kini kerap dibantu Dekranasda kabupaten/kota untuk dipamerkan dalam upaya membangkitkan geliat ekonomi pelaku UMKM lokal di masa pandemi Covid-19. Pemasaran jam tangan kayu ini tidak saja dijual secara langsung melalui keikutsertaan pameran, juga dipasarkan secara online. 

wartawan
YUE
Category

RSUD Tabanan Beri Penjelasan Terkait Rujukan Pasien Patah Tulang ke RSUP Ngoerah

balitribune.co.id | Tabanan - Manajemen RSUD Tabanan memberikan klarifikasi terkait penanganan seorang pasien perempuan berinisial Ni Made N, (62) yang dirujuk ke rumah sakit lain setelah sempat mendapatkan penanganan awal di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Baca Selengkapnya icon click

Negara Hadir untuk Rakyat, Kasdam IX/Udayana Pimpin Groundbreaking 24 Titik Jembatan Garuda

balitribune.co.id | Singaraja - Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok kembali dibuktikan. Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Taufiq Hanafi, memimpin acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Garuda yang dipusatkan di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Senin (30/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel Bangun COMBAT di Desa Sadi, Perkuat Sinyal Perbatasan RI–Timor Leste

balitribune.co.id | NTT - Komitmen Telkomsel dalam memperluas akses konektivitas digital hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal kembali diwujudkan melalui hadirnya Compact Mobile BTS (COMBAT) di Desa Sadi, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Maret 2026.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Respons Putusan KPPU: Industri Pinjaman Daring Harus Sehat, Transparan, Berintegritas

balitribune.co.id | Jakarta - Melalui siaran pers yang disampaikan pada Jumat (27/3), OJK menegaskan pihaknya mencermati putusan Ketua Majelis KPPU dalam Perkara Nomor 05/KPPU-I/2025 berkaitan dengan dugaan pelanggaran Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tahun 2026, Tabanan Target Investasi Rp1,2 Triliun

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan memasang target nilai investasi sebesar Rp1,2 triliun pada 2026 dengan mengandalkan sektor penunjang pariwisata dan UMKM sebagai motor penggerak utama.

Target ambisius ini dibarengi dengan kebijakan penataan zonasi ketat guna memastikan pembangunan tetap selaras dengan kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah hulu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.