Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dermaga Cruise Tanah Ampo Berubah Jadi Dermaga Galian C

Bali Tribune / MENYEDIHKAN - Dermaga Cruise Internasional Tanah Ampo, Manggis, Karangasem kini menjadi Dermaga Galian C.

balitribune.co.id | AmlapuraKondisi Dermaga Cruise Internasional Tanah Ampo, Manggis, Karangasem, makin menyedihkan. Dermaga yang mestinya disandari kapal Cruise membawa ribuan wisatawan asing yang bisa memberikan efek domino bagi pariwisata dan perkembangan perekonomian warga, kini berubah fungsi menjadi dermaga pelabuhan Galian C.

Saat ini setiap harinya, ada dua trip kapal LCT memuat truk pengangkut material galian C seperti pasir, batu dan koral yang bongkar muat di Dermaga Cruise Internasional tersebut. Dan terkait berubah fungsinya Dermaga Cruise Internasional tersebut menjadi dermaga pelabuhan Galian C, baik Pemkab Karangasem maupun Anggota DPRD Karangasem malah senyap.

Padahal saat KSOP Padang Bai yang memiliki hak mengelola mencoba menghidupkan kembali aktifitas dermaga tersebut untuk tempat berlabuh atau sandar kapal penumpang KM Mutiara Ferindo VII yang melayani penyebrangan dari Tanah Ampo tujuan Pelabuhan Gili Mas, Lombok, pada Februari 2021 lalu, sebagian anggota DPRD Karangasem langsung berteriak menolak dan meminta agar Dermaga Cruise Internasional tanah Ampo tersebut dikembalikan fungsinya sebagai Dermaga Cruise Tanah Ampo. Sayangnya saat ini Dermaga Cruise Internasional tersebut malah menjadi pelabuhan Galian C, dan Pemkab maupun DPRD Karangasem malah diam, dan tidak garang lagi mengajukan protes.

Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padang Bai Ni Luh Putu Eka Suyasmin ketika dikonfirmasi terkait alih fungsi Dermaga Cruise Internasional Tanah Ampo tersebut menjadi Dermaga Pelabuhan Galian C, Senin (15/8), membenarkannya. Dikatakannya, setiap harinya ada dua trip kapal LCT yang melakukan bongkar muat kendaraan pengangkut material Galian C dari dan menuju Pulau Nusa Penida, Klungkung. “Benar digunakan untuk bongkar muat kapal pengangkut material Galian C tujuan Nusa Penida. Untuk mendukung proyek di Nusa Penida,” kilahnya.

Ia mengingatkan jika saat ini Dermaga Cruise Internasional Tanah Ampo sudah berubah status menjadi Pelabuhan Pengumpul. Karena ada aktifitas bongkar muat kapal di dermaga pelabuhan tersebut, maka pihaknya menugaskan anggotanya untuk memantau sekaligus melayani clearance kapal yang sandar di dermaga tersebut.

Bendesa Adat Tanah Ampo I Putu Budiarta ketika dihubungi juga membenarkan terkait aktifitas bngkar muat kapal pengangkut Truk Galian C. “Ya benar, kami sebelumnya diundang rapat oleh KSOP terkait hal ini. Dan pengelolaan dermaga tersebut menjadi kewenangan KSOP. Cuman memang ada punia ke Desa Adat,” bebernya.

Ketua Komisi II DPRD Karangasem I Komang Sartika, kepada media ini mengaku sama sekakli tidak mengetahui jika Dermaga Cruise Internasional tersebut dijadikan Dermaga Galian C. “Mohon maaf kami tidak mengetahui hal ini, sejak kapan menjadi Dermaga Galian C? sampai sekarang kami belum menerima surat apapun terkait hal ini dari Dinas Perhubungan. Jadi maaf belum bisa komentar banyak, biar tidak salah. Hahbis Tanggal 17 Agustus kami panggil Kadis Pehubungan untuk memenanyakan ini,” komentarnya.

wartawan
AGS
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.