Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Desak Pemerintah Tambah Penyertaan Modal ke PDAM Badung, Tangani Krisis Air Bersih di Kuta Selatan

Bali Tribune / I Made Tomy Martana Putra

balitribune.co.id | MangupuraFraksi Golkar DPRD Badung mengaku malu karena Kabupaten Badung sebagai daerah terkaya di Bali sebagian warganya masih dilanda kesulitan air bersih.

Daerah yang selama ini mengalami krisis air bersih adalah kawasan Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan. Warga di daerah  Badung Selatan ini masih banyak yang belum terlayani air bersih dari Perumda Air Minum Tirta Mangutama (PDAM) Badung. Jikapun tersambung PDAM, namun hidupnya masih belum lancar alias kecrat-kecrit.

Untuk memenuhi air bersih kebutuhan sehari-hari warga Pecatu dan sekitarnya biasanya membeli dari mobil tanking atau air galon.

Atas kondisi ini anggota DPRD Badung I Made Tomy Martana Putra mengaku sangat prihatin karena masyarakat Badung sampai saat ini tidak semuanya mendapat pelayanan dasar yakni air.

Ia pun mendorong pemerintah melalui PDAM Badung segera menangani permasalahan air ini. "Sebagai anggota Dewan dari Pecatu saya wajb menyuarakan tentang air ini," ujarnya, Kamis (31/10).

Sebagai solusi Tomy mendesak pemerintah memberikan penguatan untuk PDAM Badung. Yakni  menambah penyertaan modal ke perusahaan daerah itu. Hal ini menurut dia penting agar penyertaan modal tersebut dapat digunakan untuk perbaikan jaringan perpipaan dan menambah sarana serta prasarana yang dibutuhkan. 

"Hampir setiap hari kami menerima keluhan dari masyarakat. Kami mendorong pelayanan PDAM ditingkatkan, dan pemerintah harus memberi penyertaan modal untuk itu," kata Tomy.

Masalah air ini juga disebutkan, menyebabkan kemacetan lalu lintas menuju Pecatu. Sebab akomodasi wisata di wilayah tersebut membeli air yang diantarkan dengan truk tangki. Bahkan masyarakat termasuk dirinya juga terpaksa membeli air dari truk tangki.

“Ini faktanya, kemacetan juga terjadi. Sehingga kami dari Fraksi Golkar sangat berharap pemerintah serius menangani air ini. Karena kita ketahui bersama Pecatu adalah daerah pariwisata penyumbang PAD, malu kita,” tegas politisi Partai Golkar ini.

Selama ini lanjut Ketua DPD KNPI Badung ini masyarakat tidak mempercayai PDAM Badung karena krisis ini tak kunjung tertangani.

Oleh karena itu sesuai dengan Pandangan Umum Fraksi Golkar, pemerintah harus segera memberikn suntikan dana kepada PDAM Badung. Fraksi Golkar bahkan minta penyertaan modal mencapai Rp 446,02 miliar lebih hingga tahun 2025.

"Penyertaan modal ini sangat penting untuk menunjang pembiayaan pengadaan kelengkapan sarana dan prasarana maupun perbaikan jaringan, untuk optimalisasi cakupan layanan 100 persen kepada masyarakat,” pungkas Tomy. 

wartawan
ANA
Category

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.