Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diduga Kelelahan, Sopir Traktor Tewas

Bali Tribune/ TEWAS - I Wayan Subadra ditemukan tewas di pematang sawah di dekat traktornya, Kamis (26/11).
Balitribune.co.id | Tabanan -  Warga subak di Banjar Sambian Tengah, Desa Timpag, Kerambitan, Tabanan gempar. Pasalnya, I Wayan Subadra (66), asal Banjar Sarasidi, Desa Sembung Gede, Kerambitan, Tabanan ditemukan tewas di pematang sawah di dekat traktornya, Kamis (26/11) sekitar pukul 11.00 Wita.
 
Dari informasi yang dihimpun, korban yang berprofesi sebagai supir traktor ini ditemukan tewas setelah membajak sawah miliknya itu. Sebelum ditemukan tewas, sekitar pukul 7.30 Wita korban berangkat dari rumah menuju sawah miliknya. Sekitar pukul 11.30, saksi I Nengah Edi Arsana (53), yang hendak mencari kelapa di sebelah timur sawah milik korban, melihat korban tidur terlentang di pematang sawah dekat traktor. Saksi yang berjarak kurang lebih 20 meter melihat posisi kepala korban menghadap ke atas. Iapun memanggil-memanggil nama korban, namun tidak dijawab. Karena korban tidak menjawab, kemudian ia berlari untuk mencari bantuan. Sekejap kemudian, ia bersama masyarakat melihat dari tempat saksi pertama melihat korban. Tak berselang lama datang anak dari korban, I Wayan Suarsana (39), bersama dengan keluarganya datang ke TKP. Setelah didekati oleh Suarsana dan mengecek keadaanya, ternyata ayahnya juga sudah dalam keadaan meninggal dunia. Peristiwa itupun dilaporkan kepihak kepolisian.
 
Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian bersama tim medis dari datang ke lokasi kejadian. Dan dari hasil pemeriksaan oleh dokter Puskesmas I Kerambitan, dr. AA Ngurah Agus Tanaya Indrawan, tidak ditemukan luka maupun bengkak pada tubuh korban. Kasubag Humas Polres Tabanan, Iptu Nyoman Subagia membenarkan peristiwa tersebut. “Kemungkinan korban meninggal akibat kelelahan setelah bekerja membajak sawah miliknya menggunakan traktor,” ungkapnya.
 
Menurutnya, atas kejadian tersebut, pihak keluarga dari korban menerima dengan ikhlas perisitwa itu dan menolak untuk dilakukan otopsi. 
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Menuju 70 Tahun, Astra Rilis Logo Baru Serta Galang Donasi untuk NTT

balitribune.co.id | Jakarta - Hampir tujuh dekade, Astra tumbuh bersama Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, and kontribusi yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Perjalanan tersebut terjalin bersama pemerintah, karyawan, mitra, pelanggan, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan di berbagai daerah yang menjadi bagian dari perjalanan Astra hingga hari ini.

Baca Selengkapnya icon click

FIFGROUP Peduli Salurkan 1.200 Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

balitribune.co.id | Kupang - Bencana Gempa bumi yang melanda wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) membawa dampak besar bagi masyarakat yang terdampak. Di tengah kondisi tersebut, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu hal penting untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar

balitribune.co.id I Singaraja - Pelaksanaan Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Minggu (23/8/2026). 

Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini berhasil mencatatkan perputaran ekonomi sebesar Rp3,091 miliar lebih. Diperkirakan sampai akhir kegiatan, perputaran ekonomi mencapai Rp3.6 miliar lebih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menolak Bantuan Asing Saat Flores Menangis

balitribune.co.id I Bencana alam selalu menjadi cermin paling jujur untuk melihat kesiapan sebuah negara. Ketika gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang daratan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Agustus 2026 ini, riak yang muncul bukan sekadar urusan patahan tektonik, melainkan patahan birokrasi yang akut.

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Jepang Selidiki Kematian PMI Asal Bangli di Apartemennya

balitribune.co.id | Bangli - Duka mendalam menyelimuti keluarga Putu Ayu Meita Widyastuti (19), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Banjar Palaktiying, Desa Landih, Kecamatan Bangli, yang dilaporkan meninggal dunia di Jepang. Hingga kini, pihak kepolisian Jepang masih mendalami dan menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.