Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diduga Sakit, Bule Polandia Ditemukan Tewas

Bali Tribune / TKP - Polisi sedang melakukan olah TKP di tempat bule asal Polandia ditemukan tewas.

balitribune.co.id | SingarajaSeorang warga negara asing (WNA) asal Republik Polandia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di Hotel Sumberkima Hill, Banjar Dinas Taman Ayun, Desa Sumberkima, Gerokgak, Buleleng, Rabu (11/12) pukul 09.30 wita. Bule bernama Karolina Maria Krzyzak (27) itu ditemukan tewas dalam posisi terlentang dilantai kamar hotel. Polisi yang menerima laporan kemudian menerjunkan Tim Inafis Polres Buleleng untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat Karolina ke RSUD Buleleng.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika membenarkan adanya warga asing meninggal di Sumberkima Hill. Ia menyatakan polisi menerima laporan meninggalnya warga Polandia dari pihak hotel dan kemudian ditindak lanjuti dengan mendatangi TKP.

Disebutkan, warga Polandia yang berstatus pelajar tersebut saat akan chek in sudah terlihat dalam kondisi sakit. Ia ditemukan sudah dalam keadaan meninggal setelah pihak hotel di hubungi seseorang yang menyatakan ia kehilangan kontak dengan korban.

“Ya, kita menerima laporan adanya seorang warga asing asal Polandia meninggal disebuah kamar di Hotel Sumberkima Hills. Laporan itu ditindak lanjuti dan memang ditemukan ada warga asing meninggal ditempat itu,” jelas AKP Darama Diatmika.

Menurut AKP Diatmika, informasi awal adanya bule yang meninggal berawal dari seorang staf dihotel tersebut menerima pesan WhatsApp dari seseorang bernama Resty Joy. Ia meminta tolong untuk menghubungi tamu yang menginap disalah satu kamar hotel tersebut.

“Berkali-kali dihubungi oleh seseorang bernama Resty Joy namun korban tidak merespon sehingga  ia meminta tolong kepada salah seorang staf hotel untuk memeriksa kamar tempat korban menginap,” imbuhnya.

Setelah menerima permintaan itu, staf hotel bersangkutan menghubungi rekannya untuk bersama-sama memeriksa kamar korban. Saat pintu dibuka saksi melihat korban sudah dalam keadaan tergeletak dilantai.

“Melihat hal itu, saksi kemudian melaporkan kepada manager Sumberkima Hill, selanjutnya mengecek ke lokasi dan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian,” jelas Diatmika.

Hasil olah TKP kata Diatmika, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban. Namun dari hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas 1 Gerokgak disebutkan penyebab meninggalnya korban akibat mengalami cidera pada bagian kepala disebabkan terjatuh serta dugaan adanya penyakit penyerta yang diderita korban.

“Korban saat chek in sudah dalam kondisi sakit. Dugaan sementara  korban meninggal karena mengidap penyakit. Untuk penanganan lebih lanjut, pihak kepolisian sudah menghubungi konsulat Republik Polandia di Denpasar. Sedang mayat korban saat ini dititipkan di RSUD Buleleng,” tandas Diatmika.

Sementara itu, Manager Sumberkima Hill Nengah Mariada membenarkan sejak korban chek in pada Minggu (08/12/2024) lalu, korban sudah terlihat dalam kondisi sakit. Korban sendirian menginap dan salah seorang rekannya menghubungi untuk memastikan kondisi korban.

“Korban sudah 3 hari menginap dan sejak chek in sudah terlihat dalam kondisi sakit,” ucapnya.

wartawan
CHA

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.