Diduga Sakit, Pasutri asal Ukraina Tewas di Apartemen | Bali Tribune
Bali Tribune, Sabtu 08 Agustus 2020
Diposting : 29 April 2020 12:46
Bernard MB. - Bali Tribune
Bali Tribune / TEWAS - Jenasah pasutri asal Ukraina di evakuasi ke RS Sanglah dengan ambulance BPBD (28/4)
balitribune.co.id | Denpasar - Pasangan suami istri (Pasutri) asal Ukraina, Andrey  (54) - Tamara (53) ditemukan tewas di dalam kamar nomor 5 Apartemen Bali See Jalan Segara Wangi No 2 Kelurahan Kedonganan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Selasa (28/4) jam 18.20 Wita. Diduga kuat, kedua korban meninggal dunia akibat sakit karena tidak ditemukan adanya tanda - tanda kekerasan pada tubuhnya.
 
Informasi yang berhasil dihimpun Bali Tribune mengatakan, kedua korban check in dan menempati kamar No 5 pada Rabu  (22/4). Diketahui  sebelumnya, keduanya tinggal di Denayes Guest House Jalan Bantas Kangin Kedonganan Kuta, Kabupaten Badung. Saat chek in, keduanya terlihat dalam keadaan sehat. Namun selama kedua korban tinggal di Balisee Apartemen, mereka sangat jarang beraktifitas di luar kamar. Pada tanggal 26 April, pegawai apartemen, Riski Ariawan (22) dan Firella (26) sempat melihat Andrey sedang ngobrol dengan tamu lainnya di depan kamarnya. Keesokan harinya pukul 19.30 Wita, pegawai melihat Tamara merokok di depan kamarnya. Kemudian pada Selasa (28/4) pukul 18.20 Wita, tamu yang menginap di kamar No 6 menggedor pintu kamar korban karena curiga sejak dari pagi kedua korban tidak terlihat keluar kamar. Ketika coba untuk dibuka pintu oleh pegawai apartemen dan tamu itu pintu tidak bisa terbuka karena terkunci dari dalam. Selanjutnya mereka mencari tukang kunci untuk membuka pintu kamar tersebut. "Setelah terbuka, tamu di kamar nomor enam langsung masuk ke kamar untuk melihat kondisi korban. Setelah tamu itu keluar kamar korban dan mengatakan kepada pegawai apartemen bahwa kedua korban sudah meninggal dunia," tutur seorang petugas.
 
Pada pukul 20.00 Wita, pegawai apartemen melaporkan kejadian tersebut ke Pecalang Desa Adat Kedonganan. Namun mereka diarahkan ke Polsek Kuta sehingga dilaporkan ke Polsek Kuta dan Satgas Covid Kabupaten Badung. Pukul  21.45 Wita, tiba Satgas Covid 19 Kab Badung lengkap dengan APD beserta ambulance BPBD. Dan pukul 23.47 Wita, kedua jenazah tersebut dievakuasi RS Sanglah Denpasar. "Setelah itu dilakukan penyemprotan disinfektan di TKP oleh pihak Desa Adat Kedonganan," terang petugas.
 
Kasubbag Humas Polresta Denpasar, IPTU I Ketut Sukadi membenarkan kejadian tersebut. Namun sampai saat ini belum diketahui penyebab meninggalnya pasangan suami istri warga negara asing tersebut. Namun karena dalam situasi penyebaran wabah Covid 19, maka penanganan jenasah kedua korban tersebut dilakukan sesuai protokol Covid 19 oleh Satgas Covid 19 Kabupaten Badung. "Masih tunggu otopsi," ujarnya.