Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dokter Spesialis Jantung RSUD Klungkung Terpapar Covid-19

Bali Tribune / SOP – Pelayanan RSUD Klungkung menerapkan sosial distancing sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Kesehatan Covid-19.

balitribune.co.id | SemarapuraKlungkung yang selama ini terkendali dari transmisi lokal akhirnya kecolongan juga setelah seorang wanita yang menangani Covid-19 di RSUP Sanglah, menularkan ke suaminya seorang dokter spesialis jantung di RSUD Klungkung. Sontak kondisi ini membuat 151 dokter dan para medis, maupun pegawai di RSUD Klungkung was-was sehingga dijadwalkan menjalani rapid test untuk menekan risiko meluasnya transmisi lokal. 

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan, saat mengetahui ada dokter yang positif C0ovid-19, ia sudah meminta pihak RSUD untuk mengambil langkah-langkah mencegah meluasnya transmisi lokal dari kasus tersebut.

"Memang ada seorang dokter di Poliklinik yang positif Covid-19. Saat ini saya sudah minta Dirut RSUD untuk segera ambil langkah antisipasi agar transmisi lokal tidak meluas," jelas Suwirta.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, dokter tersebut tertular Covid-19 dari istrinya. Dokter tersebut berdomisi di luar Klungkung, namun selama ini bertugas di RSUD Klungkung.

"Kami berharap masyarakat tidak ketakutan yang berlebihan dengan kondisi ini dan tetap mengikuti anjuran pemerintah," jelas Suwirta.

Ditemui di ruang kerjanya, Dirut RSUD Klungkung dr Nyoman Kesuma membenarkan apa yang dipaparkan Ketua Gugus tugas Klungkung yang juga Bupati Klungkung tersebut.

“Demi meminimalisasi adanya transmisi lokal, besok (Rabu 3/6, red) kita akan lakukan rapid test kepada semua dokter maupun paramedis lainnya termasuk staf agar operasional RSUD bisa berjalan kondusif kita lakukan secara bertahap,” ujar dr Nyoman Kesuma

wartawan
I Ketut Sugiana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.