Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dukung Satgas BBM Ramadhan Idulfitri, Elnusa Petrofin Siagakan Armada, Sistem dan SDM Unggul

Bali Tribune / SATGAS BBM- PT Elnusa Petrofin (EPN) anak usaha PT Elnusa Tbk ditugaskan menjadi bagian utama dari Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2022 sejak 11 April hingga 10 Mei.

Jakarta, Bali Tribune - PT Elnusa Petrofin (EPN) anak usaha PT Elnusa Tbk kembali ditugaskan oleh PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading (C&T) PT Pertamina (Persero) untuk menjadi bagian utama dari Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2022.

Dimana tugas dan tanggung jawab Satgas ini adalah untuk menjamin ketersediaan serta kelancaran distribusi BBM Pertamina selama masa Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 2022 walaupun masih dalam suasana pandemi. Adapun Satgas RAFI 2022 ini secara serentak dilakukan di seluruh Indonesia sejak 11 April lalu sampai dengan 10 Mei yang akan datang.

Direktur Operasional dan Marketing Elnusa Petrofin Nur Kholis mengatakan, pemenuhan BBM di seluruh SPBU dan pelayanan terbaik kepada masyarakat menjadi salah satu fokus dari Pertamina bersama Elnusa Petrofin selama masa satgas ini berlangsung.

Dalam pendistribusian BBM Pertamina di wilayah operasional Elnusa Petrofin seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur serta Kawasan Indonesia Timur, Elnusa Petrofin menyiapkan berbagai upaya dalam kesiapan menghadapi kebutuhan energi masyarakat Indonesia.

“Kami telah menyiapkan dan melakukan koordinasi di 78 Fuel Terminal/Integrated Terminal yang menjadi area operasional distribusi BBM Pertamina yang dikelola oleh Elnusa Petrofin,” ujar Nur Kholis.

Beberapa langkah juga telah dilakukan untuk mendukung dan melancarkan pendistribusian BBM terutama di masa Satgas RAFI yang kemungkinan terdapat lonjakan permintaan BBM karena untuk pertama kalinya Pemerintah mengijinkan masyarakat untuk Mudik.

"Kami juga telah menyiapkan Awak Mobil Tangki (AMT) pendukung yang siap sedia memback up kebutuhan ekstra dari Fuel Terminal lain yang membutuhkan," jelasnya.

Nur Kholis melanjutkan sebanyak 1.831 armada dikerahkan untuk pendistribusian BBM ke seluruh Indonesia sampai Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 12,3% dibandingkan tahun lalu. Selain itu, 4.868 Awak Mobil Tangki pun telah disiapkan baik dari pengecekan kesehatan sampai kepada pemberlakuan shift guna melindungi kesehatan mereka. Dimana jumlah tersebut merupakan MT dan AMT Elnusa Petrofin di wilayah luar pulau Jawa.Sebelum mulai bertugas masing masing AMT wajib menjalani Fit To Work guna memastikan kelayakan untuk bekerja. Selain itu dilakukan pengecekan dan pemeliharaan Mobil Tangki (MT) secara berkala.

“Kondisi armada Mobil Tangki dan Kesehatan para Awak Mobil Tangki (AMT) selama menjalankan pendistribusian ke SPBU juga telah disiapkan dengan lebih prima. Kami juga mengoptimalkan teknologi informasi dalam mendukung faktor keamanan dan keselamatan dalam pendistribusian BBM Pertamina,” jelas Nur Kholis. yue

wartawan
RED
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.