Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Festival Suwat VII, Spirit Bangkit dengan Air

Bali Tribune / PERMAINAN LUMPUR – Aksi Permainan Lumpur serangkaian pembukaan Festival Suwat VII.

balitribune.co.id | Gianyar - Meski Pandemi belum berlalu, spirit masyarakat untuk mengendaliannya harus bangkit. Karena itu pula, di pergantian tahun 2021 ke tahun 2022 ini Festival Suwat VII mengajak segenap masyarakat Bali dan dunia untuk bangkit. Dengan mengambil tema Bangkit dengan Air, spirit  agama tirta pun dipersonifikasikan dengan awalan Permainan Lumpur diakhir tahun dan Perang Air (pangkukatan) di awal tahun 2022.

Hal itu diungkapkan oleh Bendesa Desa Adat Suwat Ngakan Putu Sudibya yang menggagas Festival bernuasa spirit air sejak rujuh tahun lalu ini. Di hadapan Wakil Bupati Gianyar, AA Gde Mayun saat Pembukaan Festival, Selasa (28/12) sore, Sudibya menceritakan singkat dibangkitkannya tradisi perang air ini. Di zaman kerajaan, warga Suwat tidak pernah menghaturkan upeti berupa harta benda kelada Raja Gianyar.  Namun cukup dengan menghaturkan air yang diyakini memilili kesucian serta dapat menghilangkan segala mala.  Karena itu pula kehadiran Wakil Bupati yang juga keturunan Raja Gianyar sangat memberikan makna dan spirit histori dalam festival ini.

Festival Suwat VII ini juga dijadikan momentum 2024 menuju wisata destinasi air terbesar di Bali dan Dunia. Karena dengan Airlah adanya sebuat spirit kebangkitan. Karena itu, kungkungan covid-19 dalam dua tahun terakhir ini diharapkan daoat dikendalikan dengan spirit pengendalian. "Menuju Dwstinasi air ini, kami di Suwat terus membanguan kekuatan ekonomi dalam rangka  kemandirian Desa Asat. Kami fokus ke usaha yang berkaitan dengan air mulai dari  Suwat Waterfal, Pancoran tempat engulakatan, terapy air serta kami sedang rmenyiapkan pusat kuliner di Das Sungai," bangganya.

Wakil Bupati Gianyar AA Agung Mayun pun menyampaikan apresiasinya dengan dukungan dana dari Pemkab Gianyar. Lanjut itu membuka Festival yang ditandai dengan aneka permainan lumpur. Mulai dari lari lumpur anak hingga ibu-ibu rumah tangga, perang pukul bantal di lumpur, berjalan di tas bambu dalam lumpur hingga lomba menangkap bebek. Rangkain pembukaan yang berlangsung dengan penerapan prokes secara ketat ini pun dikunjungi sejumlah wisatwan lokal serta pululan fotografer, videografer, youtuber dna pegiat media sosial lainnya.

wartawan
ATA
Iklan icon ads
Iklan icon ads

“Homeless Media” Adaptasi atau Ancaman Demokrasi?

balitribune.co.id | Perdebatan soal “homeless media” sesungguhnya bukan sekadar pertengkaran antara media lama dan media baru. Polemik ini lebih dalam dari itu - Indonesia sedang menghadapi benturan besar antara disrupsi digital dengan standar profesionalisme pers yang selama ini menjadi fondasi demokrasi.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Scam Tembus 530 Ribu, OJK Perkuat Kolaborasi Indonesia-Australia

balitribune.co.id | Jakarta - Maraknya penipuan digital di sektor jasa keuangan membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Australia, untuk mempercepat penanganan scam yang kini berkembang lintas negara dan lintas sektor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BKSDA Bali Gagas Konsep The New Kintamani

balitribune.co.id I Bangli - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali resmi memperkenalkan konsep The New Kintamani sebagai arah baru pengelolaan bentang alam yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. 

Gagasan ini dipaparkan dalam forum konsolidasi di Museum Geopark Batur, Kintamani, Jumat (8/5/2026), yang dihadiri 46 pemangku kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.