Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

FIB Unud Selenggarakan Workshop Pengenalan Budaya Cina

Bali Tribune / Workshop Pengenalan Budaya Cina

balitribune.co.id | Denpasar - Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana (Unud) menyelenggarakan workshop Pengenalan Budaya Cina bertajuk "Mengenal Kebudayaan Tiongkok Diaspora dan Pengaruhnya di Indonesia", Rabu (7/6).

Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dengan menghadirkan narasumber dari Program Studi (Prodi) Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok Universitas Hassanuddin, Dian Sari Unga Waru SS MTCSOL.

Workshop tersebut secara langsung dihadiri oleh para pimpinan FIB Unud. Yakni Ketua Senat FIB Unud (Prof Dr I Nyoman Weda Kusuma MS), Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Informasi (Dr Dra Ni Ketut Ratna Erawati MHum), para koordinator prodi, serta dosen dan mahasiswa di lingkungan FIB Unud.

Tidak hanya itu, hadir pula mahasiswa dari Prodi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok Universitas Hassanuddin.

Mewakili Dekan FIB, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Informasi, Dr Dra Ni Ketut Ratna Erawati MHum dalam sambutannya mengatakan, workshop tersebut merupakan hal yang penting bagi mahasiswa FIB.

Yakni guna memberikan penguatan terhadap pemahaman lintas budaya, di tengah era tanpa batas ini.

Dan salah satu budaya yang dipandang memiliki keterkaitan erat dengan budaya Indonesia pada umumnya, dan budaya Bali pada khususnya, adalah budaya Tiongkok.

Dr Ratna Erawati pun menyebut sangat meyakini bahwa penyelenggaraan workshop itu akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa.

Tidak hanya dalam hal memahami budaya, akan tetapi juga dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan sikap saling menghargai budaya antar etnis.

Sementara itu, melalui sesi pemaparan materi, narasumber workshop yakni Ibu Dian Sari Unga Waru SS MTCSOL sudah memberikan penjelasan yang sangat detail mengenai jejak diaspora Cina di Indonesia.

Termasuk dalam hal ini pengaruhnya terhadap budaya, mulai dari makanan, pakaian, arsitektur, bahasa, hingga seni pertunjukan di Indonesia.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut, juga diberikan selayang pandang terkait Prodi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok Universitas Hassanuddin yang sudah berdiri sejak 2018 silam.

Seusai kegiatan pemaparan materi dan diskusi, kegiatan workshop Pengenalan Budaya Cina tersebut diakhiri dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada narasumber dan moderator oleh Wakil Dekan III FIB Unud. 

Sumber: https://www.unud.ac.id

wartawan
ARW
Category

Peringati Hari Kartini dengan "Sekar Badung" 2026 Dorong Perempuan Lebih Berdaya, Kreatif dan Mandiri

balitribune.co.id | Mangupura - Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2026, Pemerintah Kabupaten Badung bersama Tim Penggerak (TP) PKK Badung menggelar Perayaan Puncak "Semangat Kartini (Sekar) Badung" Tahun 2026 yang dipusatkan di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (21/4/2026). Acara ini dihadiri Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, Ketua TP.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kisah Bayi Lutung Jawa, Hasil Beli yang Berakhir di Pusat Konservasi

balitribune,co.id | Denpasar - Upaya penyelamatan satwa liar kembali dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Bali melalui tim Wildlife Rescue Unit (WRU). Dalam operasi terbaru, dua satwa dilindungi berhasil diamankan dari lokasi berbeda, yakni seekor elang tikus dari Kabupaten Tabanan dan seekor bayi lutung jawa dari Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hambat Investasi, Aturan RDTR Singaraja Dicabut

balitribune.co.id | Singaraja - Tren investasi di Kabupaten Buleleng menunjukkan grafik peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan ini didominasi oleh masuknya Penanaman Modal Asing (PMA). Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus melakukan evaluasi dan penyesuaian regulasi agar iklim investasi berjalan semakin lancar.

Baca Selengkapnya icon click

Gumitir Bersemi, Petani Bali Semringah

balitribune.co.id | Mangupura - Sejumlah petani bunga gumitir di Petang Kabupaten Badung mengaku saat ini cuaca yang cenderung cerah sangat mendukung hasil panen bunga gumitir. Ditemui saat panen bunga gumitir di Petang, Selasa (21/4), Jero Pudak mengatakan, bersama tiga orang petani lainnya dalam sehari panen bunga gumitir sebanyak 3 pikul bunga yang kerap digunakan untuk ritual Hindu di Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.