Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Front Liner dan Reception Pariwisata Wajib Sertifikasi

Pura Taman Ayun

BALI TRIBUNE - Sumber daya manusia bidang pariwisata yang bekerja di ‘front liner’ dan ‘reception’ harus meningkatkan keterampilan dengan mengikuti uji kompetensi. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Ni Luh Made Wiratmi mengatakan untuk menghadapi persaingan global, keahlian maupun kompetensi merupakan hal yang paling penting. Jika telah memiliki keahlian dan mengantongi sertifikat tidak perlu takut bersaing.  "Salah satunya mereka yang bekerja sebagai front liners dan reception, agar dapat bersaing wajib terus meningkatkan keterampilan dan kompetensi," katanya, seperti dilansir Bisnis.com, Kamis. Menurut Wiratmi memasuki era industri 4.0, persaingan akan semakin sulit, apalagi Bali yang mengandalkan sektor pariwisata sebagai sumber pendapatan utama, yang berhadapan dengan berbagai wisatawan dari seluruh dunia. Kata dia pelayanan merupakan yang paling penting dalam sektor pariwisata ini, oleh karenanya kompetensi di bidang hospitalitas perlu terus ditingkatkan. Ia menyebut terkait tenaga kerja asing di Bali terus dilakukan pengawasan. Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Bali memiliki sebanyak 23 pengawas tenaga kerja untuk mengawasi sebanyak 1.1025 perusahaan yang wajib lapor. “Tentu dengan jumlah pengawas yang terbatas, hal itu masih dirasa kurang, tetapi pengawasan tetap dilakukan semaksimal mungkin,” katanya.  Wayan Sugita, Adivisor Hotel Front Liner Association (HFLA) Bali mengatakan tantangan  seorang receptionist ke depan semakin konpleks karena itu harus diimbangi dengan pengetahuan dan keterampilan mumpuni.  Kata Sugita seorang receptionist hotel harus mempunyai sikap yang baik, ramah, dan berbudaya. "Peran HFLA Bali sebagai asosiasi yg mengayomi para front liners dan reception di Bali sangat penting,” katanya. Dalam pemilihan Receptionist Of The Year 2018 pada Kamis malam telah terpilih Cyntha Poppy Sugianto dari Movenpick Resort & Spa Jimbaran, menyisihkan 15 kontestan terbaik dari 5 chapter HFLA Indonesia yakni Jakarta, Bandung, Makasar, Yogyakarta, dan Bali. 

wartawan
hans Itta
Category

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click

Gubernur Koster Minta Pansus TRAP DPRD Bali Awasi Ketat Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta DPRD Provinsi Bali, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP), untuk terus mengawasi alih fungsi lahan produktif yang semakin masif di Pulau Dewata.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Bali, Rabu (25/3/2026), sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Roda Dua Mulai Padati Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini arus balik masih terus mengalir di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Tidak hanya pengguna jasa penyeberangan yang masuk Bali yang mengalami peningkatan, menjelang berakhirnya Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri, arus keluar Bali juga mengalami peningkatan.

Baca Selengkapnya icon click

Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan, Polisi Periksa Lima Saksi

balitribune.co.id I Mangupura - Polres Badung terus mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw, yang tewas dikeroyok dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.