Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gases Bali Gelar Lomba Bapang Barong Se-Bali

Bali Tribune/ LOMBA BARONG - Pelaksanaan Lomba Bintang Bapang Barong dan Tari Rangda yang diselenggarakan Yayasan Gases Bali di Dharma Negara Alaya, Jumat (6/3).
Balitribune.co.id | Denpasar - Sebagai ajang pelestarian dan pengembangan seni budaya Bali, Yayasan Gases Bali  menggelar Lomba Bintang Bapang Barong Ket dan Tari Rangda se-Bali. Kegiatan yang melibatkan para juara se-Bali ini dibuka Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram mewakili Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra di Dharma Negara Alaya Kota Denpasar, Jumat (6/3).
 
Ketua Panitia sekaligus Ketua Yayasan Gases Bali, Komang Indra Wirawan mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini diikuti oleh sedikitnya 9 Penari Bapang Barong dan 11 Penari Rangda se-Bali. Adapun pada prinsipnya kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan dan pengembangan seni budaya Bali.
 
Komang Indra mengatakan bahwa kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Hari Jadi Yayasan Gases Bali yang ke-3 serta mengenang Pinisepuh Gases Bali, alm. Mangku Wayan Candra.
 
Sejatinya, lanjut Komang Indra bahwa pelaksanaan kegiatan ini melihat perkembangan seni Tari Barong dan Rangda yang kian diminati generasi muda. Kendati demikian, diperlukan pemahaman dan edukasi bagi seniman tentang pakem dan gegulakan asli dari seni tersebut.
 
"Tentunya secara prinsip kami berharap lomba ini mampu memberikan edukasi bagi seniman muda tentang pakem dan  geguat seni Barong Ket dan Rangda di Bali," paparnya
 
Komang Indra juga berpesan bahwa yang menjadi pokok penilaian pada lomba kali ini meliputi Wiraga, Wirasa dan Wirama. Sehingga kedepanya diharapkan seniman tidak hanya piawai diatas panggung lomba saja, melainkan juga mampu mambawakan dan melaksanakan pementasan saat ngayah. Mengingat di Bali memiliki banyak sesuhunan berupa Barong dan Rangda.
 
"Kami berharap kedepanya seniman mampu ngayah menarikan sesuhunan, mengingat di Bali banyak sesuhunan yang berbentuk Barong Ket dan Rangda," paparnya.
 
Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutanya yang dibacakan Kadis Kebudayaan, IGN Bagus Mataram menekankan bahwa keberadaan Dharma Negara Alaya ini diharapkan mampu memberikan ruang bagi masyarakat Kota Denpasar untuk mengembangkan seni, budaya dan kreatifitas lainya, salah satunya adalah seni Barong Ket dan Rangda yang kian diminati. Hal ini tidak saja menjadi tontonan semata, melainkan menarik untuk dipelajari. Sehingga beragam lomba muncul bertalian dangan kedua materi ini.
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Peringati Hari Kartini dengan "Sekar Badung" 2026 Dorong Perempuan Lebih Berdaya, Kreatif dan Mandiri

balitribune.co.id | Mangupura - Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2026, Pemerintah Kabupaten Badung bersama Tim Penggerak (TP) PKK Badung menggelar Perayaan Puncak "Semangat Kartini (Sekar) Badung" Tahun 2026 yang dipusatkan di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (21/4/2026). Acara ini dihadiri Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, Ketua TP.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kisah Bayi Lutung Jawa, Hasil Beli yang Berakhir di Pusat Konservasi

balitribune,co.id | Denpasar - Upaya penyelamatan satwa liar kembali dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Bali melalui tim Wildlife Rescue Unit (WRU). Dalam operasi terbaru, dua satwa dilindungi berhasil diamankan dari lokasi berbeda, yakni seekor elang tikus dari Kabupaten Tabanan dan seekor bayi lutung jawa dari Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hambat Investasi, Aturan RDTR Singaraja Dicabut

balitribune.co.id | Singaraja - Tren investasi di Kabupaten Buleleng menunjukkan grafik peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan ini didominasi oleh masuknya Penanaman Modal Asing (PMA). Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus melakukan evaluasi dan penyesuaian regulasi agar iklim investasi berjalan semakin lancar.

Baca Selengkapnya icon click

Gumitir Bersemi, Petani Bali Semringah

balitribune.co.id | Mangupura - Sejumlah petani bunga gumitir di Petang Kabupaten Badung mengaku saat ini cuaca yang cenderung cerah sangat mendukung hasil panen bunga gumitir. Ditemui saat panen bunga gumitir di Petang, Selasa (21/4), Jero Pudak mengatakan, bersama tiga orang petani lainnya dalam sehari panen bunga gumitir sebanyak 3 pikul bunga yang kerap digunakan untuk ritual Hindu di Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.