Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gelaran IMF-World Bank Diharapkan Memberi Penetrasi Pertumbuhan Sektor Pariwisata

eksklusif
Hariyadi B.S Sukamdani (Tengah), Faisal Adi Putra (Kiri) dan John Safenson.

BALI TRIBUNE - Hadirnya puluhan negara dalam Annual Meeting IMF - World Bank bulan Oktober mendatang diharapkan mampu memberikan penetrasi pertumbuhan ekonomi Bali melalui sektor pariwisata. Bahkan persiapan menuju arah sana terus dilakukan para pelaku pariwisata khususnya yang ada di Bali, begitu dikatakan Ketua Umum, Badan Pimpinan Pusat Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPP PHRI), Hariyadi B.S Sukamdani ketika menghadiri pengumuman partisipasi Traveloka sebagai Indonesia's Official Travel, Hospitality, and Attractions Partner of FMA  for the 2018 FIFA World Cup di Rusia, Rabu (21/3) di Kuta, Badung.

Persiapan panjang menurutnya sudah dilakukan khususnya PHRI Bali, termasuk adanya penambahan kamar. Kelebihan Bali dibandingkan daerah lain yaitu terbiasa menangani tamu tamu internasional, jadi menurutnya tidak ada masalah untuk hal itu. "Justru yang perlu dipikirkan yaitu bagaimana tamu tamu itu bisa memperpanjang waktu tinggalnya," sebut Hariyadi. Pasalnya dikatakan Hariyadi, karena mereka biasanya tamu VIP yang setelah meeting langsung pulang, ini yang perlu digarap. "Yang saya dengar mereka juga akan digiring ke lombok," imbuh Hariyadi.

Sedangkan dari sisi lain, Country Market Manager Traveloka, John Safensen  yang didampingi  VP of Business Development FMA, Faizal Adhiputra mengungkapkan  hal berbeda. Dikatakan, Traveloka sebagai perusahaan internet penyedia jasa travel booking terdepan di Asia, bangga terpilih menjadi salah satu sponsor media dan broadcast dari piala dunia tahun 2018 kelak "Kerjasama kita di piala dunia juga tidak terlepas dari pemegang lisensi eksklusif teritorial resmi Piala Duni 2018 mendatang. "Dengan tayangan langsung piala dunia di hotel dan restoran diharapkan mampu mendongkrak penjualan dan layanan selain mendongkrak penjualan F& B," tukasnya.

Selain itu dengan dikantonginya lisensi  nonton  bola bareng, bisa dibilang pula ada sekitar 2.500 hotel yang telah diseleksi untuk acara nonton bareng. "Kita ingin ciptakan momen kebersamaan yang bisa menyatukan berbagai lapisan masyarakat untuk berkumpul menyaksikan even dunia," tutup Safenson. 

wartawan
Arief Wibisono
Category

Terkait Polemik Videotron, Dewan Minta Pemerintah Tak Persulit Warga Lokal Berinvestasi di Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Polemik pembangunan videotron di pertigaan Penelokan, Kintamani  mengundang reaksi kalangan DPRD Bangli. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa mengatakan sejatinya pada prinsipnya  nafas pembangunan di Bangli yakni  prioritas utamanya buat orang Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Perbarindo Badung dan Bank BJB Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi dan Digitalisasi BPR

balitribune.co.id | Denpasar - Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Perbarindo Badung berkolaborasi dengan Bank BJB untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia sekaligus mempercepat transformasi digital industri Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaya Negara Hadiri Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri

balitribune.co.id | Denpasar - Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri, istri Gubernur Bali periode 1978-1988, Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, sekaligus ibunda Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, berlangsung khidmat pada Redite Pon Wuku Prangbakat, Minggu (13/9/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Badung Tembus Rp13,09 Triliun, PDIP Soroti Infrastruktur dan Wajah Pariwisata

balitribune.co.id | Mangupura - Belanja daerah Kabupaten Badung dalam RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dirancang mencapai Rp13,09 triliun. Angka tersebut meningkat Rp1,56 triliun atau 13,56 persen dibandingkan APBD induk yang sebesar Rp11,52 triliun. Sementara pendapatan daerah dirancang Rp10,50 triliun, naik Rp170,11 miliar atau 1,65 persen dari APBD induk Rp10,33 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Upah Pekerja di Bali Dinilai Terlalu Imut, Nyoman Parta Sebut Kebutuhan Hidup Layak Harus Jadi Acuan Pengupahan

balitribune.co.id | Gianyar - Upah pekerja di Bali dinilai belum sebanding dengan tingginya biaya hidup. Upah pekerja di Bali dinilai terlalu kecil alias Imut jika dibandingkan dengan kebutuhan hidup pekerja di Bali.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.