Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

IbPE Universitas Udayana di Desa Saraseda, Tampaksiring

IbPE Universitas Udayana
Kegiatan IbPE Universitas Udayana di Desa Saraseda, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, belum lama ini.

BALI TRIBUNE - Kementerian Riset dan Teknologi (KEMENRISTEKDIKTI) melalui Universitas Udayana di Bali setiap tahun selalu mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pada tahun 2017 ini, salah satu kegiatan tersebut berada dalam skema Ipteks Bagi Produk Ekspor (IbPE) dengan mengusung tema “IbPE UMKM Kerajinan Anting dan Liontin Organik Khas Bali dari Limbah Tanduk dan Tulang Hewan di Bali” yang merupakan skim pengabdian usulan tahun 2016  dan dilaksanakan tahun 2017 yang juga merupakan tahun pertama dari rencana tiga tahun sampai tahun 2019.

Tujuan Kegiatan ini selain menjalankan kewajiban Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat juga melakukan kegiatan nyata dengan melakukan pendampingan UMKM Kerajinan berbahan dasar Limbah Tanduk dan Tulang Hewan  yang ada di wilayah Desa Sareseda, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar.

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian nasional memiliki peran yang penting dan strategis sesuai konsep NAWA CITA dari Presiden Joko Widodo. Pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan langkah yang strategis dalam meningkatkan dan memperkuat dasar kehidupan perekonomian dari sebagian besar rakyat Indonesia, khususnya dalam hal penyediaan lapangan kerja dan mengurangi kesenjangan dan tingkat kemiskinan.

Salah satu jenis UMKM yang paling banyak di wilayah bali adalah industri kerajinan, karena banyak diminati wisatawan asing terutama UMKM yang bergerak di bidang produksi kerajinan anting dan liontin ukiran khas Bali. Dalam kegiatan IbPE ini yang didampingi adalah dua UMKM yaitu UMKM Milik I Wayan Juita Adiputra, dan I Ketut Sunia.

Berdasarkan hasil survey dan wawancara, banyak permasalahan yang dihadapi UMKM yang ada di Bali khususnya yang dialami oleh kedua mitra, yang sangat memerlukan solusi atau pendampingan usaha.

Kegiatan IbPE di tahun ini terdiri dari beberapa kegiatan yaitu Survey untuk mengetahui kondisi existing mitra, Pengenalan dan pendampingan dalam pemanfaatan dan penerapan sarana IT/teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan secara maksimal dan berkelanjutan oleh UMKM sebagai mitra. Penerapan aplikasi teknologi yang digunakan adalah teknologi E-Commerce serta e-Katalog dengan menggunakan media internet yang merupakan aplikasi jual beli online berbasis mobile didampingi salah satu dosen Program Studi (Ps) Teknik Informatika Universitas Udayana yaitu I Gusti Agung Gede Arya Kadyanan, S.Kom.,M.Kom.

Kegiatan yang kedua adalah Pelatihan dan pendampingan Manajemen usaha UMKM dalam hal pengelolaan Usaha UMKM dan keuangan serta aset UMKM dengan mengunakan aplikasi komputer, yang diberikan oleh Ketut Sutrisna Dewi, S.E.,M.M.,Ak. yang merupakan staf pengajar pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana. Kemudian pemberian bantuan alat/komputer serta sejumlah perangkat untuk koneksi internet untuk menunjang proses desain produk kerajinan yang juga dapat dimanfaatkan untuk proses pemasaran produk, pengelolaan cash flow, serta pencarian bahan baku kerajinan.

Serta kegiatan Pendampingan kemampuan manajemen khususnya dalam pemanfaatan media online untuk menunjang kegiatan ekspor yang di dampingi oleh Ketut Sutrisna Dewi, S.E.,M.M.,Ak. yang merupakan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana. Diharapkan dengan kegiatan pengabdian IbPE ini, dapat mendorong produktifitas penjualan produk kerajinan domestik maupun peningkatan nilai ekspor.

wartawan
redaksi
Category

Kolaborasi Imigrasi dan Pemprov Bali, Satgas Dharma Dewata Siap Tertibkan WNA Nakal

balitribune.co.id | Denpasar - Direktorat Jenderal Imigrasi resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Patroli Imigrasi “Dharma Dewata” di Bali, Rabu (15/4/2026), sebagai langkah strategis memperkuat pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) di destinasi wisata unggulan Indonesia tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Sinergi Polda Bali dan Pansus TRAP DPRD Bali Kawal Tata Ruang dan Perizinan

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen menjaga Bali dari tekanan pembangunan yang kian kompleks kembali ditegaskan melalui audiensi antara Polda Bali dan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali,  Selasa (14/4/2026) di Mapolda Bali, Denpasar. Pertemuan tersebut diterima langsung Kapolda Bali, Daniel Adityajaya, bersama jajaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.