Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ini Pentingnya Pengisian BBM Sesuai Rekomendasi Pabrikan

Bali Tribune/ Gunakan BBM sesuai rekomendasi pabrikan.
Balitribune.co.id | MASING-MASING mesin kendaraan memiliki filosofi, desain, dan fungsi yang berbeda-beda. Setiap mesin memiliki rekomendasi nilai oktan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada setiap kendaraan bermotor yang mereka pasarkan.
 
Namun, ternyata masih banyak pemilik kendaraan yang tidak menghiraukan hal tersebut. Padahal, ada banyak risiko yang harus ditanggung apabila salah memilih jenis BBM. Misalnya: mesin menjadi boros dan kurang bertenaga.
 
Efek lainnya adalah terdengar suara ngelitik pada mesin yang biasanya terjadi karena bahan bakar kurang berkualitas atau tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan masing-masing pabrikan. Belum lagi, kalau menggunakan BBM di bawah spesifikasi yang telah disarankan.
 
Efek jangka panjangnya timbul kerak di beberapa komponen di ruang bakar. Kerugian lain tidak cuma diderita mesin, tapi juga berdampak negatif pada kesehatan dan lingkungan akibat polusi udara yang disebabkan emisi gas buang tinggi karena pembakaran mesin tidak sempurna.
 
Dengan begitu, pemilik kendaraan disarankan untuk tidak sembarangan mengisi BBM pada kendaraannya. Karena pada setiap model itu memiliki batas atau takaran yang disebut sebagai Research Octane Number (RON) berbeda-beda. Karena itu, pakailah BBM yang sesuai.
 
Hal itu terungkap dalam acara Ngobrol Virtual (NGOVI) bertema "Pakai BBM Rekomendasi Pabrikan, Untung atau Buntung?", National Technical Leader PT Toyota-Astra Motor (TAM), Nurkholis, mengatakan, ada riset yang dilakukan untuk penentuan BBM yang sesuai.
 
"Untuk penentuan bahan bakar yang akan dipakai mobil atau motor, pabrikan telah melakukan riset yang dalam. Ketika mendesain sebuah mobil, pabrikan sudah menimbang berbagai faktor, salah satunya rasio kompresi. Setiap kendaraan memiliki rasio mesin yang berbeda," katanya.
 
Selain aspek teknis, pabrikan juga wajib memperhatikan regulasi dan BBM yang tersedia untuk mobil atau motor baru tersebut. Technical Service Division PT Astra Honda Motor, Endro Sutarno, mengamini pernyataan Nurkholis tersebut. Semua sudah dipikirkan matang.
 
Ia menerangkan, bagian development sudah memikirkan mesin yang cocok dengan spesifikasi bahan bakar. "Selain itu, bagian development juga menentukan bahan bakar yang banyak terdapat dan mudah dicari atau tersedia di suatu negara," tambah Endro.
 
Ahli konservasi energi dari Fakultas Teknik dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB), Tri Yuswidjadjanto menjelaskan, agar mesin bisa bekerja dengan optimal, dibutuhkan bahan bakar dengan nilai oktan yang sesuai dengan spesifikasi mesin dari kendaraan itu sendiri.
 
"Kalau pakai bahan bakar mesti dengan RON atau Cetane Number yang sesuai rekomendasi pabrikan. Kita harus tahu BBM yang masuk kategori (Euro) 3 dan 4 minimal oktan yang digunakan tidak di bawah RON 91. Alternatifnya 91, 92, atau 98 dan seterusnya," terangnya.hen
wartawan
Hendrik B Kleden
Category

Simposium Nasional Kependudukan Tahun 2026: Transformasi Kebijakan Kependudukan Menyambut Silver Economy

balitribune.co.id | Denpasar - Kemendukbangga/BKKBN menyelenggarakan Simposium Nasional Kependudukan Tahun 2026 sekaligus Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Konsorsium Perguruan Tinggi pada Kamis (23/4/2026) di Bali yang diikuti oleh perguruan tinggi dan Universitas Udayana Bali sebagai tuan rumah. Simposium ini menyoroti kejadian demografis dimana Indonesia saat ini berada dalam fase demografi yang sangat krusial.

Baca Selengkapnya icon click

Simposium Nasional Kependudukan 2026: Memajukan Ketahanan Demografi Wujudkan Indonesia Emas 2045

balitribune.co.id | Denpasar - Dalam upaya menjaga stabilitas demografi dan memperkuat ketahanan nasional menuju Indonesia Emas 2045, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) bekerja sama dengan Universitas Udayana menyelenggarakan Simposium Nasional Kependudukan Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran Hebat di Area Dapur Club Med Bali, Estimasi Kerugian Tembus Rp5 Miliar

balitribune.co.id | Nusa Dua - Kebakaran melanda bangunan Agung Restoran yang berada di area Hotel Club Med, kawasan pariwisata Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Jumat (24/4/2026) pagi. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.50 WITA saat aktivitas persiapan sarapan berlangsung di area dapur. Laporan resmi kemudian diterima sekitar pukul 07.40 WITA.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

LG Terapkan Tiga Langkah Strategis Perkuat Bisnis Monitor di Surabaya dan Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Memasuki tahun 2026, PT LG Electronics Indonesia (LG) mengumumkan tiga langkah strategis untuk memperkuat posisinya di pasar monitor, salah satunya di wilayah Jawa Timur dan Bali. Strategi ini mencakup perluasan lini produk inovatif, peningkatan edukasi produk, serta penguatan kemitraan dengan mitra bisnis di area tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.