Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jalan Tergenang, Warga Demo

Bali Tribune/ TERGENANG - Sebagai bentuk protes, warga membawa sampan/jukung diruas jalan yang tergenang air.
balitribune.co.id | Singaraja -  Puluhan warga Dusun Carik Agung, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt,melakukan aksi unjuk rasa di ruas jalan desa tersebut. Mereka mengekspresikan kekecewaan terhadap pemerintah karena dianggap melakukan pembiaran terhadap jalan di desa itu yang sudah rusak parah.
 
Sebagai bentuk protes, warga membawa sampan/jukung diruas jalan yang tergenang air. Tak hanya itu,warga juga mencuci, menanam pisang hingga berenang dijalan berlubang yang sudah cukup lama dimohonkan untuk diperbaiki.
 
Warga berharap agar jalan itu segera diperbaiki agar kerusakan tidak makin parah.
 
"Sudah lama kami minta kepada pemerintah agar jalan ini segera diperbaiki terlebih memasuki musim hujan,namun respon pemerintah rendah," ujar warga.
 
Atas aksi warga itu, Pemkab Buleleng melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buleleng,menyayangkan aksi penutupan jalan tersebut.Pasalnya, sudah dipastikan ruas jalan yang disoal warga Desa Lokapaksa itu  dipastikan digarap tahun 2020. Hal itu diungkap oleh pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Buleleng, I Nengah Budiarta, Rabu (4/12).
 
Dijelaskan Budiarta, panjang jalan rusak di Desa Lokapakasa mencapai 1,1 kilometer dipastikan di garap tahun 2020. Dan itu,sudah menjadi prioritas  pada tahun depan .
 
"Akan di hot mix dengan lebar 3×3 meter dengan panjang 1,1 kilometer, kami juga sudah sempat turun untuk mengecek dan kondisinya dalam keadaan rusak,” ungkapnya.
 
Kendati memang bemar rusak,Budiarta  menyayangkan aksi warga yang melakukan aksi unjuk rasa menggunakan badan jalan tersebut.  
 
“Dinas PUPR sudah usulkan kepada Bupati dan disetujui, ruas jalan tersebut akan dikerjakan pada tahun 2020 mendatang,”tandas Budiarta.War
 
Caption;Warga Desa Lokapaksa,Seriri Rabu (4/11) menggelar unjuk rasa terkat jalan rusak dijalan desa mereka. 
wartawan
Khairil Anwar
Category

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click

Gubernur Koster Minta Pansus TRAP DPRD Bali Awasi Ketat Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta DPRD Provinsi Bali, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP), untuk terus mengawasi alih fungsi lahan produktif yang semakin masif di Pulau Dewata.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Bali, Rabu (25/3/2026), sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Roda Dua Mulai Padati Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini arus balik masih terus mengalir di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Tidak hanya pengguna jasa penyeberangan yang masuk Bali yang mengalami peningkatan, menjelang berakhirnya Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri, arus keluar Bali juga mengalami peningkatan.

Baca Selengkapnya icon click

Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan, Polisi Periksa Lima Saksi

balitribune.co.id I Mangupura - Polres Badung terus mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw, yang tewas dikeroyok dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.