Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jauhari Johan Juara Triathlon HUT Kota Bima

Bali Tribune/ JUARA – Jauhari Johan saat jadi juara triathlon HUT ke-17 Kota Bima Tahun 2019, disusul Kapten Inf Andi Gumilang (Kodam XIV/Hasanuddin), dan Yandi Bahtiar (NTB).
balitribune.co.id | Bima - Pelari dari Palembang, Sumatera Selatan Jauhari Johan keluar sebagai juara lomba triathlon dalam rangka HUT ke-17 Kota Bima Tahun 2019 di Pantai Lawata, Senin (8/4). Sedangkan juara II dan III ditempati masing-masing Kapten Inf Andi Gumilang (Kodam XIV/Hasanuddin) dan Yandi Bahtiar (NTB).
 
Peringatan HUT Kota Bima tahun ini cukup istimewa dari sebelumnya, karena ada beberapa kegiatan yang belum pernah digelar sebelumnya, salah satunya lomba triathlon yang diikuti oleh peserta tingkat nasional dan daerah. Triathlon adalah sebuah ajang lomba yang melibatkan tiga olahraga berbeda, yang mesti dituntaskan secara berurutan.
 
“Meski cukup bervariasi, tiga olahraga dalam triathlon ini umumnya adalah berenang, bersepeda, dan berlari. Jarak dari perlombaan triathlon ini sendiri cukup bervariasi,” ujar Walikota Bima Walikota Bima H Muhammad Lutfi, SE.
 
Sementara Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra, selaku leading sector menjelaskan, triathlon ini meliputi gabungan tiga cabang olahraga, yaitu renang dengan jarak tempuh sekitar 750 meter, bersepeda sejauh 20 km, dan lari sepanjang 5 km.
 
"Peserta dibagi 2 kategori, yaitu kategori nasional dan daerah. Cabang renang dilaksanakan di Pantai Lawata, dilanjutkan dengan bersepeda dan lari melintasi Kota Bima," jelas Letkol Bambang Kurnia Eka Putra.
 
Pada kategori nasional diikuti sebanyak 17 atlet, yakni M Taufik (Jabar), M Kadri dan Yandi Bahtiar (NTB), Hari Rohman dan Juneddy Sinaga (Jakarta), Jauhari Johan (Palembang), Richo Galih Permana, Dedi Pristyoko, Selamet, Suryo, Sunardin, dan Hadi (Jatim). Serta 5 prajurit TNI dari berbagai satuan, seperti Kapten Inf Andi Gumilang, Pratu Moh Rizal Darmawan, Pratu Abd Hamli, dan Prada Sai Sarius (Kodam XIV/Hasanuddin), serta Dedi, anggota Marinir Jatim.
 
"Sedangkan kategori daerah, diikuti 11 orang, yakni Sunardin, Naif, Fransiscus Kerol, Julkifli, M Haikal, M Arifudin, dan Yan Suriansyah. Serta empat anggota Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY), yaitu Syahrul Ilham, Saprin, Andi Man, dan Suriadi," kata Dandim.
 
Pemenang untuk kategori daerah, yakni juara I Syahrul Ilham (Kipan A Yonif 742/SWY), juara II M Haikal (Kecamatan Mpunda, Kota Bima), dan Julkifli (Pol PP Kota Bima) sebagai juara III.
wartawan
Djoko Moeljono
Category

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.