Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kalender SUTA Mulai Tersebar di Masyarakat

Bali Tribune/ SUTA - Salah seorang warga menunjukkan kalender SUTA.
balitribune.co.id | Bangli - Walaupun proses turunnya  rekomindasi untuk calon bupati dan wakil bupati  dari Partai Golkar masih dalam penggodokan, namun para relawan sudah mulai bergerak. Buktinya para relawan pendukung paket I Made Subrata dan Ngakan Kutha Parwata (SUTA) melakukan pergerakan lewat aksi penyebaran kalender ke masyarakat.
 
Dalam kalender bersikan tuliskan Suta Astawakra untuk Bangli- membangun pemerintahan yang berpihak kepala rakyat. Dan tentunya kalender berlatar foto tokoh asal Desa Bunutin, Kecamatan Kintamani dan Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, Bangli ini.
 
Made Subrata saat dikonfirmasi terkait beredarnya kalender SUTA ini, mengatakan bahwa ini merupakan dukungan dari para relawan. Para relawan ini berinisiatif membuat kalender, bahkan dari 20.000 kalender yang dibuat telah habis disebar di masyarakat. “Awalnya saya tidak tahu, lalu ada rekan-rekan yang datang ke rumah, mereka datang dengan membawa kalender yang jumlahnya puluhan ribu. Foto yang digunakan pun memang sudah tersebar di media sosial. Saya dan pak Ngakan memang belum ada foto khusus,” ungkapnya Minggu (12/1).
 
Made Subrata mengaku sangat mengapresiasi dan salut atas kreatifitas dari para relawan. Selain kalender  sudah ada pula baju loyalis Ngakan Kutha Parwata. “Kami berterima kasih atas support dari para relawan ,” ujarnya.
 
Sementara itu, disinggung terkait upaya mengenalkan diri pada masyarakat lewat media lainya, Made Subrata mengatakan masih menunggu turunya rekomendasi. “Jika sudah turun rekomendasi tentu pergerakan akan lebih nyata. Saat ini kami masih menunggu rekomendasi .
 
Sebut adik Bupati I Made Gianyar ini  terkait masalagh rekomindasi dan koalisi kami serahkan ke partai. ” Untuk alur rekomindasi kami serahkan ke partai,kami selaku kader akan siap dan tunduk pada aturan partai,” tegas Made Subrata. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click

Gubernur Koster Minta Pansus TRAP DPRD Bali Awasi Ketat Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta DPRD Provinsi Bali, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP), untuk terus mengawasi alih fungsi lahan produktif yang semakin masif di Pulau Dewata.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Bali, Rabu (25/3/2026), sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Roda Dua Mulai Padati Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini arus balik masih terus mengalir di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Tidak hanya pengguna jasa penyeberangan yang masuk Bali yang mengalami peningkatan, menjelang berakhirnya Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri, arus keluar Bali juga mengalami peningkatan.

Baca Selengkapnya icon click

Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan, Polisi Periksa Lima Saksi

balitribune.co.id I Mangupura - Polres Badung terus mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw, yang tewas dikeroyok dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.